Berita Sepekan II: Rekor Gol Messi dan Serba-serbi di Luar Lapangan
- 26 Jun 2026 16:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ragam cerita menarik dan momen unik hiasi pekan kedua Piala Dunia 2026
- Rekor Baru Messi: Resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan total 18 gol.
- Persaingan sengit meraih top skor antara Messi, Mbappe, Haaland, dan Ronaldo.
- Drama di Luar Lapangan: Laga Prancis vs Irak ditunda akibat badai petir, kendala logistik tim Iran, dan aksi ikonik suporter Norwegia.
Sebanyak tujuh negara telah resmi tersingkir, setelah menjalani dua hingga tiga pertandingan grup. Dari total 48 peserta, nantinya 16 tim akan terhenti langkahnya di fase grup Piala Dunia 2026.
Tim pertama yang dipastikan angkat koper adalah Haiti. Mereka kembali gagal meraih poin di Piala Dunia setelah kalah dari Skotlandia dan Brasil.
Haiti sebenarnya sempat memberikan perlawanan saat menghadapi Skotlandia. Namun peluang emas Frantzdy Pierrot belum mampu menghasilkan gol bersejarah bagi negaranya.
"Tetap terasa mengecewakan karena kami tidak dapat satu poin pun," ujar striker Haiti, Wilson Isidor. Meski demikian, Isidor optimis generasi pemain Haiti bisa kembali lebih kompetitif di masa depan.
"Dengan generasi yang kami miliki sekarang, saya yakin dalam empat tahun kami akan kembali. Kami akan datang untuk meraih poin pertama kami di Piala Dunia," kata Isidor, penuh percaya diri.
Kejutan besar datang dari Turki yang sebelumnya dianggap sebagai salah satu kuda hitam. Meski mencatat 62 tembakan dalam dua pertandingan, mereka tak mampu mencetak satu gol pun.
Tunisia juga mengalami masa yang sulit setelah kebobolan sembilan gol dalam dua pertandingan. Kekalahan telak dari Swedia dan Jepang memastikan mereka gagal lolos dari grup.
Pergantian pelatih dari Sabri Lamouchi kepada Herve Renard tidak membawa perubahan berarti. Jepang tetap mampu menang meyakinkan dan mengakhiri harapan Tunisia.
"Kami tidak punya cukup waktu untuk bekerja. Alih-alih memperbaiki yang sudah ada, kami malah membongkar semuanya dan memulai dari awal setiap saat," ujar bek Tunisia, Ali Abdi.
Tim debutan, Yordania, turut tersingkir dari persaingan. Mereka kalah dari Austria dan Algeria meski berhasil mencetak gol dalam kedua pertandingan.
Panama menjadi tim berikutnya yang harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat. Kekalahan tipis dari Ghana dan Kroasia membuat peluang lolos mereka tertutup.
Gol Ante Budimir untuk Kroasia menjadi penentu nasib Panama. Laga tersebut juga menandai penampilan internasional ke-200 Luka Modric bersama negaranya.
|
Selanjutnya,
Apa Kata Pengamat
|
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....