Berita Sepekan II: Rekor Gol Messi dan Serba-serbi di Luar Lapangan
- 26 Jun 2026 16:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ragam cerita menarik dan momen unik hiasi pekan kedua Piala Dunia 2026
- Rekor Baru Messi: Resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan total 18 gol.
- Persaingan sengit meraih top skor antara Messi, Mbappe, Haaland, dan Ronaldo.
- Drama di Luar Lapangan: Laga Prancis vs Irak ditunda akibat badai petir, kendala logistik tim Iran, dan aksi ikonik suporter Norwegia.
Lionel Messi kembali menorehkan sejarah di Piala Dunia 2026 bersama Argentina. Kapten Albiceleste itu kini menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Rekor itu tercipta saat Argentina menghadapi Austria di Grup J. Messi mencetak gol pembuka pada menit ke-38 di Dallas Stadium, Texas.
Gol tersebut membuat koleksi gol Piala Dunianya mencapai 17. Jumlah itu melewati rekor lama milik Miroslav Klose yang sudah bertahan sejak 2014.
Messi kemudian menambah satu gol lagi pada masa injury time. Tambahan itu membuat total golnya menjadi 18 dari enam edisi Piala Dunia.
Dengan capaian tersebut, Messi juga melampaui rekor Marta. Legenda Brasil itu sebelumnya memegang rekor gabungan putra dan putri dengan 17 gol.
Sebelum laga melawan Austria, Messi sudah menyamai catatan Klose. Ia melakukannya lewat hattrick saat Argentina menang 3-0 atas Aljazair.
Menariknya, pemain berusia 38 tahun itu sempat gagal mengeksekusi penalti. Namun kegagalan tersebut tidak menghalangi dirinya mencetak dua gol bersejarah tersebut.
Messi kini telah mengoleksi 121 gol dari 201 pertandingan internasional. Ia juga menjadi pemain ketiga yang mencetak gol pada enam Piala Dunia beruntun.
Pencapaian itu semakin menegaskan konsistensinya di level tertinggi. Messi bahkan baru menjadi pemain pria pertama yang tampil dalam enam Piala Dunia.
Kehadiran Messi dinilai sangat berpengaruh terhadap permainan Argentina. Rekan-rekannya merasa lebih percaya diri ketika sang kapten berada di lapangan.
"Jika ada yang berpikir tim ini lebih baik tanpa Leo (sapaan akrab Messi), hari ini jawabannya sudah jelas," kata Alexis Mac Allister, dikutip dari The Guardian. "Leo adalah sosok paling penting bagi kami."
Perjalanan menuju turnamen ini sebenarnya tidak sepenuhnya mulus bagi Messi. Ia sempat mengalami cedera hamstring dan menghadapi persoalan keluarga.
Setelah laga melawan Aljazair, Messi terlihat emosional saat merayakan golnya. Belakangan diketahui ayahnya sedang menjalani pemulihan dari masalah kesehatan.
Meski demikian, fokus dan komitmennya tetap terlihat sepanjang pertandingan. Ia terus bekerja keras bahkan ketika Argentina sedang kesulitan menguasai permainan.
"Itu terasa spesial seperti biasanya. Saya menikmati permainan dan senang bisa membantu tim meraih tiga poin,’ kata Messi.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni mengaku kehabisan kata untuk menggambarkan Messi. "Saya tidak punya kata-kata lagi, saat Leo 'aktif', semua pemain ikut termotivasi,”
Argentina kini berpeluang memastikan tiket ke babak berikutnya. Kemenangan atas Austria akan semakin mendekatkan mereka ke puncak klasemen Grup J.
Target besar Argentina adalah mempertahankan gelar juara dunia. Jika berhasil, mereka akan menjadi tim pertama sejak Brasil 1962 yang menjuarai Piala Dunia secara beruntun.
|
Selanjutnya,
Badai Petir di Tengah Pertandingan Prancis vs Irak
|
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....