Berita Sepekan II: Rekor Gol Messi dan Serba-serbi di Luar Lapangan
- 26 Jun 2026 16:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ragam cerita menarik dan momen unik hiasi pekan kedua Piala Dunia 2026
- Rekor Baru Messi: Resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan total 18 gol.
- Persaingan sengit meraih top skor antara Messi, Mbappe, Haaland, dan Ronaldo.
- Drama di Luar Lapangan: Laga Prancis vs Irak ditunda akibat badai petir, kendala logistik tim Iran, dan aksi ikonik suporter Norwegia.
Meski kini Iran sudah mendapat izin datang lebih awal ke Amerika Serikat, Timnas Iran masih saja menghadapi masalah perjalanan. Mereka tetap diwajibkan kembali ke markas di Tijuana, Meksiko, segera setelah laga melawan Mesir berakhir.
Pertandingan tersebut akan digelar di Seattle pada 26 Juni. Kota itu berjarak sekitar 1.000 mil dari pusat latihan Iran di Meksiko dan memerlukan penerbangan sekitar dua hingga tiga jam.
Aturan tersebut membuat Iran harus melakukan perjalanan malam hari usai pertandingan. Situasi itu dinilai kurang ideal mengingat pentingnya laga terakhir fase grup.
Pelatih Iran, Amir Ghalenoei, mengaku kecewa dengan kebijakan tersebut. Ia mempertanyakan alasan timnya harus langsung meninggalkan Amerika Serikat setelah pertandingan selesai.
Menurutnya, keputusan itu cukup mengganggu persiapan tim selama turnamen. Ia juga merasa pihak lain terlalu banyak menentukan agenda perjalanan Iran.
"Kami benar-benar terganggu oleh hal itu. Sejujurnya kami tidak tahu mengapa harus dipulangkan," kata Ghalenoei melalui penerjemah, dikutip dari The Athletics.
Pelatih berusia 63 tahun itu menilai situasi tersebut terasa tidak biasa. Ia menganggap pengaturan yang diterapkan kepada Iran berbeda dibanding yang dialami tim lain.
"Situasinya terasa sangat aneh. Sepertinya orang lain yang membuat perencanaannya untuk kami," ujarnya.
Ghalenoei kemudian menyampaikan kritik yang lebih tajam terhadap kondisi yang dihadapi skuadnya. Ia merasa Iran menjadi tim yang paling dirugikan selama berlangsungnya Piala Dunia 2026.
"Tim kami adalah yang paling tertindas di seluruh Piala Dunia," ucap Ghalenoei.
Terlepas dari keluhan tersebut, Iran kini fokus menghadapi Mesir pada laga penentuan Grup G. Hasil pertandingan itu akan sangat menentukan peluang mereka untuk melangkah ke babak gugur.
Laga melawan Mesir menjadi sangat krusial bagi Iran. Hasil pertandingan tersebut akan menentukan peluang mereka untuk melaju ke fase gugur Piala Dunia 2026.
Di satu sisi, dengan berbagai rintangan yang dihadapi, Iran sempat mendapat perhatian langsung dari FIFA. Presiden FIFA Gianni Infantino menemui skuad setelah laga melawan Selandia Baru.
Infantino beri apresiasi dan menilai para pemain tetap menunjukkan semangat tinggi sepanjang turnamen. Menurutnya, Iran mampu bertahan di tengah tekanan yang tidak mudah.
"Ini momen penting bagi Anda semua di Piala Dunia 2026," kata Infantino. Ia meminta para pemain terus berjuang dan memberikan yang terbaik.

Infantino juga menegaskan Iran masih memiliki peluang pada pertandingan berikutnya. Ia menyebut Team Melli layak tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.
"Anda semua menunjukkan kepada dunia bahwa Anda layak berada di Piala Dunia," ujarnya. Pesan tersebut menjadi suntikan motivasi bagi skuad Iran.
|
Selanjutnya,
Persaingan Ketat Menuju ‘Sepatu Emas’
|
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....