Generasi Muda Diajak Manfaatkan NFT sebagai Ruang Berkarya di Era Digital

  • 18 Jul 2026 10:34 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Generasi muda, khususnya para ilustrator, fotografer, musisi, dan pelaku industri kreatif di Sulawesi Tengah, didorong untuk mulai mengenal dunia Non-Fungible Token (NFT) sebagai salah satu alternatif memasarkan karya secara global. Ajakan tersebut disampaikan ilustrator digital Steven Kaat yang merupakan ilustrator digital asal Sulawesi Tengah.

"Sulawesi Tengah sebenarnya tidak kekurangan seniman. Yang kurang hanya ruang untuk memperkenalkan karya mereka. NFT memberi kesempatan agar karya anak daerah bisa dikenal kolektor dari seluruh dunia," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa NFT memberikan kesempatan kepada kreator untuk memperoleh penghasilan melalui penjualan karya digital maupun royalti otomatis setiap kali karya tersebut diperdagangkan kembali. Dengan demikian, karya seni tidak hanya menjadi media ekspresi, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang berkelanjutan.

Steven menambahkan bahwa langkah awal memasuki dunia NFT dapat dimulai dengan bergabung ke komunitas seperti NFT ID, mempelajari mekanisme blockchain, memilih marketplace yang sesuai, serta menyiapkan modal untuk biaya pencetakan atau gas fee. Menurutnya, komunitas menjadi tempat terbaik bagi pemula untuk belajar sebelum mulai memasarkan karya.

Ia juga mengingatkan agar kreator tidak terburu-buru mempublikasikan karya di media sosial sebelum didaftarkan sebagai NFT. Langkah tersebut penting untuk menghindari penyalahgunaan karya oleh pihak lain yang dapat mengklaim kepemilikan lebih dahulu melalui sistem blockchain.

Dengan semakin berkembangnya teknologi digital, Steven berharap generasi muda Sulawesi Tengah tidak hanya menjadi penonton perkembangan industri kreatif dunia, tetapi mampu menjadi pelaku yang menghasilkan karya orisinal dan berdaya saing di pasar internasional melalui NFT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....