Sambil Kuliah di Arab, Hamid Targetkan Palu Jadi Kota Kuliner

  • 28 Mei 2026 12:34 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Mengisi waktu luang dengan produktif sebelum bertolak ke Arab Saudi untuk menempuh pendidikan di Universitas Islam Madinah, Hamid Wildan sukses mencuri perhatian publik Kota Palu lewat kreativitas kulinernya. Melalui brand Tahu Bakso YTTA (Yang Tahu-Tahu Aja), pemuda kreatif ini tidak hanya sekadar mencari keuntungan finansial, melainkan membawa misi besar untuk mengangkat potensi dan citra kuliner daerahnya ke kancah yang lebih luas.

Nama "YTTA" sendiri sengaja diadopsi dari istilah yang sempat viral di platform Media Sosial demi memikat pasar generasi muda (Gen Z). Namun di balik nama yang kekinian tersebut, ia memiliki visi jangka panjang untuk melakukan revolusi produk berbasis tahu dan membangun ekosistem kuliner yang kuat di tanah kelahirannya.

"Kedepannya, jika ada rezeki, saya bermimpi ingin membangun sebuah kedai khusus bernama YTTA Artisan Tahu. Konsepnya, semua menu di kedai itu, mulai dari makanan berat, camilan asin, hingga hidangan penutup (dessert) yang manis, semuanya wajib berbahan dasar olahan tahu atau kedelai," harapnya.

Selain mengembangkan bisnis pribadinya secara daring melalui media sosial, pemuda penerima beasiswa luar negeri ini juga menyoroti pentingnya inovasi kolektif dari seluruh pelaku usaha di Sulawesi Tengah. Ia berharap Kota Palu tidak lagi sekadar menjadi tempat singgah, tetapi bertransformasi menjadi destinasi utama wisata kuliner di Indonesia.

"Harapan saya, teman-teman UMKM di Palu bisa lebih bersaing dan kreatif, jangan hanya memakai template atau ikut-ikutan tren yang sudah ada saja. Kita harus melahirkan inovasi baru yang unik agar orang-orang dari luar daerah punya alasan kuat untuk datang ke Palu khusus demi menikmati kulinernya," tegasnya.

Melalui langkah kecil dari bisnis kulinernya ini, dirinya berharap gerakan inovasi yang ia gaungkan mampu memicu lahirnya ekosistem kreatif baru di kalangan anak muda Sulawesi Tengah. Dengan demikian, mimpi besar untuk mengubah citra Kota Palu dari sekadar kota transit menjadi kota tujuan wisata kuliner utama di Indonesia dapat segera terwujud.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....