BNN Palu Perkuat P4GN di Sekolah Cegah Penyalahgunaan Narkotika

  • 07 Okt 2026 06:24 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Badan Narkotika Nasional atau BNN Kota Palu terus memperkuat upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika atau P4GN di lingkungan sekolah.

Langkah tersebut dilakukan melalui edukasi, pembentukan satuan tugas di sekolah hingga skrining terhadap pelajar yang dinilai membutuhkan pendampingan.

Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Kota Palu, Pelman, S.Sos., mengatakan lingkungan sekolah menjadi salah satu sasaran penting dalam pelaksanaan P4GN, mengingat penyalahgunaan narkotika kini mulai menyentuh kelompok usia pelajar.

Menurutnya, pencegahan harus dilakukan sedini mungkin dengan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai jenis dan bahaya narkotika, termasuk perkembangan bentuk penyalahgunaan yang semakin beragam.

“Yang kami lakukan pertama adalah selalu memberikan informasi kepada mereka, seperti apa sebenarnya jenis narkoba yang terbaru,” ujar Pelman saat diwawancarai RRI, Selasa 6 Oktober 2026.

Selain sosialisasi, BNN Kota Palu mendorong sekolah membentuk satuan tugas yang melibatkan guru dan siswa. Keberadaan satgas tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan sekaligus membangun kepedulian antarsiswa.

Pelman menjelaskan, siswa yang tergabung dalam satgas dapat berperan sebagai tutor sebaya dengan saling mengingatkan dan menyampaikan informasi kepada guru apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekolah.

“Sedini mungkin saya sudah membentuk satgas di sekolah, di mana itu adalah guru dan ada siswa-siswa terbaik. Ini bisa jadi tutor sebaya, temannya saling memperingatkan,” jelasnya.

Menurut Pelman, pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi P4GN untuk membangun lingkungan sekolah yang mampu melakukan pencegahan secara mandiri. Sekolah juga diberikan ruang untuk berkoordinasi dengan BNN apabila menemukan siswa yang membutuhkan penanganan.

BNN selanjutnya dapat melakukan skrining untuk mengetahui kondisi siswa, termasuk melihat sejauh mana keterlibatan dalam penyalahgunaan maupun lingkungan pergaulannya.

Selain edukasi dan skrining, BNN Kota Palu secara berkala melakukan pemeriksaan atau razia secara mendadak di sekolah. Kegiatan tersebut menurut Pelman tidak semata-mata bertujuan menemukan barang terlarang, tetapi juga memberikan efek pencegahan kepada siswa.

“Kita lakukan skrining, razia dadakan. Razia itu tujuannya sebenarnya bagaimana supaya menimbulkan efek jera,” katanya.

Pelman menambahkan, pencegahan P4GN juga membutuhkan keterlibatan keluarga. Orang tua diminta tidak bersikap acuh terhadap perubahan perilaku anak dan segera mencari bantuan apabila menemukan sesuatu yang dianggap tidak biasa.

Menurutnya, orang tua dapat berkonsultasi dengan BNN dan melakukan pemeriksaan urine apabila terdapat dugaan penyalahgunaan narkotika.

“Jadi marilah peduli. Jangan biarkan keluarga kita. Kalau memang ada perubahan perilaku yang dirasa, silakan konsultasi. Bila perlu lakukan tes urine,” ujarnya.

Pelman menegaskan, keberhasilan P4GN tidak dapat hanya mengandalkan BNN maupun aparat penegak hukum. Keluarga, sekolah dan masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah penyalahgunaan narkotika sejak dini.

“Kita utamakan kalau bisa kita cegah yang masih anak-anak ini. Cegahnya caranya bagaimana? Peduli, lihat, laporkan, bawa rehabilitasi,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....