Sidak OPD, Wali Kota Palu Soroti Disiplin dan Target Kerja

  • 30 Sep 2026 15:09 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menyoroti disiplin dan pola kerja aparatur saat melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah organisasi perangkat daerah atau OPD, Selasa, 29 September 2026. Wali Kota meminta aparatur tidak sekadar menjalankan rutinitas, tetapi mampu menunjukkan perubahan melalui kerja nyata, koordinasi, dan pencapaian target.

Hadianto didampingi Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti Pettalolo serta sejumlah pejabat Pemkot Palu dalam sidak tersebut. Sejumlah OPD yang dikunjungi yakni Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kecamatan Palu Barat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, serta RSUD Anutapura Palu.

Saat mengunjungi Kantor Kecamatan Palu Barat, Hadianto meminta aparatur meningkatkan koordinasi, khususnya dengan para lurah. Ia menilai pencapaian target di tingkat kecamatan membutuhkan pola kerja yang lebih aktif dan terarah.

“Kita ini orang kota, tapi kerja-kerja kita tidak seperti orang kota. Target-target kita di kecamatan tidak tercapai karena kerja-kerja kita seperti ini. Lakukan koordinasi dengan para lurah,” ucapnya.

Hadianto juga mengingatkan aparatur agar semangat Moving in Action tidak berhenti sebagai slogan. Menurutnya, tema yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-48 Kota Palu tersebut harus diterapkan melalui pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Moving in Action bukan sekadar omong-omong, tapi kita sudah harus kerja nyata. Jangan komiu merasa tidak terpanggil,” ujar Hadianto.

Dalam sidak tersebut, Hadianto juga menemukan seorang staf di Kantor Kecamatan Palu Barat yang terlihat menonton saat jam kerja berlangsung. Kondisi itu menjadi perhatian Wali Kota dan digunakan untuk mengingatkan aparatur agar memanfaatkan waktu kerja secara bertanggung jawab.

“Bukan kita bekerja supaya mau dilihat orang. Tapi kalau cara kerja kita begini, harusnya malu,” ucapnya.

Menurut Hadianto, perubahan Kota Palu harus diikuti dengan perubahan pola kerja aparatur pemerintah. Ia menilai kemajuan daerah tidak cukup hanya terlihat dari perubahan kota, tetapi juga harus tercermin dari kualitas kerja dan pelayanan aparatur.

“Kota Palu itu barometer. Orang menganggap Palu sudah berubah, tapi saya anggap belum, karena cara kerja kita belum memperlihatkan perubahan,” kata Hadianto.

Hadianto kemudian mengingatkan pola kedisiplinan yang telah diterapkan di lingkungan Pemkot Palu, termasuk penyederhanaan apel pagi yang dilaksanakan setiap Senin. Pada hari kerja lainnya, kepala seksi dan kepala bidang diminta melaksanakan briefing bersama jajaran masing-masing untuk memastikan pekerjaan berjalan terarah.

“Apel sudah kita sederhanakan, hanya Senin saja. Selanjutnya di hari kerja biasa, briefing masing-masing kepala seksi atau kepala bidang,” ucapnya.

Hadianto menegaskan pembangunan Kota Palu membutuhkan keterlibatan seluruh aparatur, mulai dari tingkat OPD hingga kecamatan dan kelurahan. Ia meminta setiap pegawai memahami tanggung jawabnya dan bekerja untuk kepentingan masyarakat, bukan semata-mata untuk atasan.

“Saya hanya peduli bagaimana kota kita maju. Sadarlah kita, saya tidak bisa bangun kota ini sendiri. Saya butuh komiu. Tapi kalau komiu tidak bisa bangun sistem dan bekerja dengan baik, apa saya mau buat?” ucapnya.

Ia juga meminta aparatur membangun budaya kerja yang terukur, disiplin, dan bertanggung jawab. Menurutnya, setiap pekerjaan harus memiliki ukuran waktu dan target yang jelas agar hasilnya dapat dievaluasi.

“Kota ini belum bisa maju sekali karena kita belum siap. Lihat orang di Jakarta sana, dia tahu jam sekian masuk, keluar rumah dari jam lima, semua kerja terukur. Itu baru di Jakarta, di sana pun masih ada yang bolong-bolong,” ucapnya.

Hadianto berharap seluruh aparatur menjadikan kedisiplinan dan kerja nyata sebagai bagian dari tanggung jawab dalam mendorong kemajuan Kota Palu. Ia menegaskan perubahan daerah sangat bergantung pada kesungguhan aparatur menjalankan tugas masing-masing.

“Kita harus bawa kota kita maju dengan kerja-kerja kita,” ucap Hadianto.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....