Palu Mama Menari Jadi Ruang Ekspresi Perempuan
- 30 Sep 2026 14:30 WIB
- Palu
Poin Utama
- Palu Mama Menari adalah komunitas seni tari yang resmi berdiri pada 29 Januari 2025 dengan fokus pada pengembangan kemampuan menari dan pelestarian budaya lokal.
- Komunitas ini didirikan oleh Mutmainah Korona, Anggota DPRD Kota Palu, sebagai inisiatif untuk memberdayakan perempuan Tanah Tadulako.
- Melalui kegiatan bersama, anggota komunitas mendapatkan ruang untuk mengekspresikan diri melalui seni tari sambil memperdalam pemahaman dan kecintaan terhadap nilai-nilai budaya daerah.
RRI.CO.ID, Palu - Palu Mama Menari menjadi ruang bagi mama-mama Tanah Tadulako mengekspresikan diri melalui seni tari sekaligus mencintai budaya. Komunitas ini berdiri pada 29 Januari 2025, membawa semangat belajar tari serta mengenal nilai budaya daerah secara bersama.
Komunitas Palu Mama Menari diinisiasi Mutmainah Korona, Anggota DPRD Kota Palu, yang menjadi pendiri komunitas tersebut sejak awal. Melalui kegiatan bersama, para anggota mendapatkan ruang mengembangkan kemampuan menari sambil memperdalam kecintaan terhadap budaya lokal daerah mereka.
Ketua Palu Mama Menari, Fanty Juliarsi Hafid, memimpin komunitas bersama Christine Cahyani Larekeng sebagai pelatih tari bagi anggota, Asisten Pelatih Ivonda Sovia dan Novi Anggraini. Pengelolaan komunitas turut didukung Andi Amalia Rasyid sebagai bendahara dan Ussi Onya yang menjalankan peran sebagai manager komunitas.
Fanty berharap, Palu Mama Menari menjadi ruang aman dan pemulihan diri bagi perempuan dari berbagai latar belakang berbeda. Komunitas ini diharapkan menjadi rumah bagi mama-mama untuk menjaga kesehatan fisik dan mental melalui gerak tari secara bersama.
"Kebersamaan melalui tari dapat memberikan kesempatan para anggota untuk saling mengenal dan mendukung satu sama lain," kata Fanty dalam pesan singkatnya.
Kegiatan Palu Mama Menari tidak hanya berfokus pada gerakan tari, tapi juga menjadi ruang pertemuan antarmama di Palu. Para anggota dapat belajar bersama, berlatih secara rutin, serta membangun kebersamaan melalui kegiatan seni yang bernilai budaya lokal.
Kehadiran komunitas ini memperlihatkan perempuan memiliki ruang berkarya sekaligus lebih mengenalkan budaya lokal melalui seni pertunjukan kepada masyarakat. Sejak berdiri, komunitas ini menjadi wadah bagi mama-mama yang ingin terus belajar dan mengembangkan kemampuan seni tari bersama. (DL)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....