Sulteng Jadi Salah Satu Sampel Pelaksanaan Survei Indeks Penyiaran Indonesia
- 22 Sep 2026 14:01 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Sulawesi Tengah menjadi salah satu dari empat provinsi yang terpilih dalam pelaksanaan Survei Indeks Penyiaran Indonesia tahun 2026 yang berfokus pada media radio. Survei tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kualitas isi siaran radio dan tingkat penerimaan masyarakat terhadap program-program yang disiarkan.
Informasi tersebut disampaikan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Tengah Andi Kaimuddin, usai melakukan kunjungan silaturahmi ke LPP RRI Palu, Senin, 21 September 2026. Dalam pertemuan tersebut, KPID turut membahas perkembangan pelaksanaan survei yang saat ini sedang berlangsung.
Menurutnya, pelaksanaan Indeks Penyiaran Indonesia tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang menyasar lembaga penyiaran televisi. Pada tahun 2026, survei difokuskan khusus pada radio sebagai salah satu media yang masih memiliki peran penting dalam penyebaran informasi kepada masyarakat.
“Tahun lalu itu yang disurvei televisi. Tapi tahun ini menyasar radio dan hanya empat provinsi yang mendapat survei tersebut, salah satunya Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Selain Sulawesi Tengah, survei juga dilaksanakan di Provinsi Banten, Sumatera Barat, Bali, dan Maluku. Kelima daerah tersebut dipilih untuk memberikan gambaran mengenai kondisi penyiaran radio di berbagai wilayah Indonesia.
Andi menjelaskan, survei Indeks Penyiaran Indonesia mengukur berbagai aspek penyiaran, termasuk kualitas isi siaran dan tingkat kelayakan konten yang dikonsumsi masyarakat. Hasil survei juga diharapkan dapat menunjukkan program-program yang paling banyak didengar dan diterima oleh pendengar radio.
“Banyak yang diukur, misalnya terkait isi siaran dan konten-konten yang ada. Mana yang layak didengar dan bagaimana penerimaan masyarakat terhadap siaran radio,” ucapnya.
Saat ini proses survei masih berjalan dengan melibatkan sejumlah radio yang menjadi sampel penelitian di Sulawesi Tengah. Hasilnya akan menjadi bahan evaluasi bagi lembaga penyiaran sekaligus memberikan gambaran mengenai preferensi masyarakat terhadap program radio.
KPID Sulawesi Tengah berencana menggandeng LPP RRI Palu untuk menyosialisasikan hasil survei tersebut kepada masyarakat setelah proses penelitian selesai dilakukan. Langkah itu diharapkan dapat meningkatkan pemahaman publik mengenai kualitas penyiaran radio sekaligus mendorong perbaikan konten siaran di masa mendatang.
“Kalau hasilnya sudah ada, insyaallah kita akan bertemu kembali dengan pihak RRI untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan survei tersebut, KPID Sulawesi Tengah berharap lembaga penyiaran radio dapat memperoleh masukan yang konstruktif untuk meningkatkan kualitas siaran. Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan semakin memahami pentingnya peran radio sebagai media informasi, edukasi, dan hiburan yang berkualitas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....