Kemenkum Sulteng Fasilitasi Harmonisasi Perwali PBB-P2 dan Pariwisata Sehat
- 17 Sep 2026 13:50 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Kanwil Kemenkum Sulteng memfasilitasi harmonisasi Rancangan Peraturan Wali Kota Palu tentang Penilaian Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Agenda tersebut digelar di Ruang Garuda, Kamis 17 September 2026.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (Kadiv P3H), Sopian. Pembahasan difokuskan pada penyempurnaan ketentuan mengenai penilaian objek PBB-P2 agar memiliki dasar hukum dan mekanisme yang jelas.
Pencermatan mendalam dilakukan terhadap norma yang berkaitan dengan penilaian tanah dan bangunan, dasar pengenaan pajak, serta ketentuan teknis yang diperlukan dalam pelaksanaannya. Kejelasan pengaturan diperlukan untuk mendukung tertib administrasi sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat sebagai wajib pajak.
“Penilaian PBB-P2 perlu diatur secara jelas dan terukur agar pelaksanaannya dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, dalam keterangannya.
Ia menambahkan bahwa regulasi harus memberikan kepastian bagi pemerintah daerah maupun masyarakat. Untuk itu melalui harmonisasi ini, penyesuaian aturan dipastikan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.
“Regulasi yang harmonis diharapkan mendukung tata kelola perpajakan daerah yang tertib dan transparan,” tuturnya.
Rakhmat Renaldy menegaskan komitmen lembaganya dalam mendukung penyusunan regulasi daerah yang berkualitas dan memberikan kepastian hukum. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan tata kelola pajak daerah yang adil serta berorientasi pada kepastian hukum masyarakat.
Selain PBB-P2, Kanwil Kemenkum Sulteng juga memfasilitasi harmonisasi Rancangan Peraturan Wali Kota Palu tentang Penyelenggaraan Pariwisata Sehat. Rancangan ini diarahkan untuk menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam menciptakan penyelenggaraan pariwisata yang memperhatikan aspek kesehatan, kebersihan, keamanan, kenyamanan, serta kualitas lingkungan destinasi wisata.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....