BPBD Optimistis Indeks Ketahanan Daerah Kota Palu Kembali Tertinggi di Sulteng

  • 16 Sep 2026 06:21 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu optimistis Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Kota Palu pada tahun 2026 dapat kembali menjadi yang tertinggi di Sulawesi Tengah. Optimisme tersebut didasarkan pada berbagai upaya penguatan ketahanan daerah yang terus dilakukan bersama lintas organisasi perangkat daerah dan mitra terkait.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Palu, Presly Tampubolon, mengatakan capaian IKD Kota Palu tahun 2025 berada pada angka 0,74 atau kategori sedang. Nilai tersebut menempatkan Kota Palu sebagai daerah dengan capaian IKD tertinggi di antara seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.

Menurut Presly, mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut bukan pekerjaan yang mudah. Proses peningkatan nilai IKD memerlukan pemenuhan berbagai indikator dan item penilaian yang menjadi dasar perhitungan indeks.

“Kami selalu optimis. Karena mengejar angka Kota Palu itu untuk Sulawesi Tengah tidak bisa seperti membalik tangan. Proses mendapatkan poin 0,1 saja itu harus kita bisa menyelesaikan kurang lebih tujuh sampai delapan titik penilaian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penyusunan IKD melibatkan tujuh sasaran prioritas dengan 71 indikator dan 284 item objek penilaian. Setiap indikator harus didukung dengan program, kegiatan, serta dokumen pendukung yang menjadi bukti capaian pemerintah daerah dalam upaya penanggulangan bencana.

Meski menjadi yang tertinggi di Sulawesi Tengah, BPBD Kota Palu masih menemukan sejumlah sasaran prioritas yang perlu diperkuat. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong kolaborasi lintas perangkat daerah untuk meningkatkan capaian pada aspek yang masih dinilai lemah.

Presly menilai keberhasilan peningkatan IKD tidak hanya bergantung pada BPBD sebagai perangkat daerah teknis. Seluruh organisasi perangkat daerah memiliki peran dalam memperkuat ketahanan daerah melalui program dan kegiatan yang berkaitan dengan pengurangan risiko bencana.

“Masih ada beberapa sasaran prioritas yang lemah dan inilah yang menjadi tugas berat kita bersama dengan semua lintas OPD dan mitra sehingga penanganan terhadap sasaran yang masih lemah ini bisa ditingkatkan,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presly juga mendorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk terus memperkuat program pengembangan ketahanan daerah di seluruh kabupaten dan kota. Menurutnya, capaian ketahanan daerah tingkat provinsi sangat dipengaruhi oleh kemampuan daerah dalam meningkatkan nilai IKD masing-masing.

Ia mengatakan ketahanan daerah provinsi tidak dapat dibangun hanya oleh pemerintah provinsi semata. Penguatan kapasitas kabupaten dan kota menjadi faktor penting dalam meningkatkan ketahanan daerah secara menyeluruh di Sulawesi Tengah.

“Ketahanan daerah provinsi itu tidak semata-mata hanya dibentuk oleh provinsi, tetapi harus diperkuat dari sistem yang ada di kabupaten kota yang ada di provinsi,” ujarnya.

Melalui penyusunan Dokumen IKD Kota Palu tahun 2026, BPBD berharap berbagai indikator yang masih perlu diperkuat dapat terus ditingkatkan. Dengan demikian, Kota Palu tidak hanya mampu mempertahankan posisinya sebagai daerah dengan IKD tertinggi di Sulawesi Tengah, tetapi juga semakin tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....