Perkuat Sinergi, KPID Sulteng dan RRI Palu Bahas Penguatan Kolaborasi Penyiaran
- 22 Sep 2026 06:49 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Tengah dan LPP RRI Palu membahas penguatan kolaborasi dalam bidang penyiaran dan literasi masyarakat. Pembahasan tersebut berlangsung dalam kunjungan silaturahmi jajaran KPID Sulawesi Tengah ke LPP RRI Palu, Senin, 21 September 2026.
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala LPP RRI Palu tersebut membahas sejumlah peluang kerja sama yang dapat dilaksanakan kedua lembaga ke depan. Salah satunya rencana yang dibahas yakni memperluas edukasi penyiaran melalui program Sekolah Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS).
Ketua KPID Sulawesi Tengah, Andi Kaimuddin mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara lembaga pengawas bersama penyelenggara penyiaran. Selain silaturahmi, pertemuan juga menjadi ruang diskusi untuk membahas program yang dapat dikerjasamakan.
“Ini sebenarnya silaturahmi. Setelah sekian bulan kita tidak pernah berbincang-bincang dan berdiskusi dengan teman-teman RRI, kali ini kita berinisiatif untuk silaturahmi sambil membicarakan apa yang bisa kita laksanakan dan kerjasamakan di akan datang,” ujarnya.
Salah satu rencana yang dibahas adalah mengadaptasi program Sekolah P3SPS yang selama ini dilaksanakan secara luring menjadi program edukasi yang disiarkan melalui radio. Konsep tersebut diharapkan dapat memperluas sasaran edukasi yang selama ini lebih banyak menyasar kalangan media.
“Kalau selama ini pesertanya itu teman-teman media. Tapi kalau mungkin kalau masuk ke radio nanti sifatnya yang menyentuh ke masyarakat, jadi masyarakat juga tahu tentang fungsi-fungsi lembaga penyiaran dan itu bagaimana mengawasinya,” ucap Ketua KPID Sulteng.
Menurutnya, melalui siaran radio masyarakat dapat memperoleh pemahaman mengenai isi siaran dan fungsi pengawasan publik terhadap lembaga penyiaran. Jika rencana tersebut terealisasi, program Sekolah P3SPS melalui radio disebut berpotensi menjadi yang pertama di Indonesia.
Selain Sekolah P3SPS, pertemuan juga membahas pelaksanaan Indeks Penyiaran Indonesia tahun 2026 yang tahun ini menyasar lembaga penyiaran radio. Sulawesi Tengah menjadi salah satu dari lima provinsi yang terpilih dalam pelaksanaan survei tersebut, bersama Banten, Sumatera Barat, Bali dan satu provinsi di Maluku.
Lebih lanjut Andi menjelaskan, indeks tersebut mengukur sejumlah aspek penyiaran, termasuk isi siaran dan konten yang didengar masyarakat. Hasil survei nantinya akan menjadi bahan yang dapat disosialisasikan kepada masyarakat melalui kerja sama dengan RRI Palu.
“Sementara jalan ini. Nanti kalau misalnya sudah ada hasilnya, kita akan bertemu kembali dengan pihak RRI guna sosialisasi,” ujarnya.
Pelaksanaan survei Indeks Penyiaran Indonesia di Sulawesi Tengah saat ini masih berlangsung dengan mengambil sampel delapan radio. Hasil survei tersebut nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi dan penerimaan masyarakat terhadap siaran radio di daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....