BMKG Jalin Kerja Sama Lintas Sektor Perkuat Mitigasi Bencana

  • 15 Sep 2026 13:50 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu bersama UPT se-Sulawesi Tengah menggelar penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama instansi lintas sektor diantaranya dengan LPP RRI Palu dan PT, Selasa 15 September 2026. Kegiatan tersebut menandai kolaborasi strategis dalam memperkuat mitigasi bencana dan memperluas desimenasi informasi kebencanaan kepada masyarakat.

Kerja sama terpadu tersebut dilaksanakan untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana alam. Sinergi ini juga menjadi sarana penting untuk menyebarluaskan data kebumian secara lebih cepat dan akurat.

"Harapan kami BMKG Sulawesi Tengah dan UPT di Sulawesi Tengah adalah dengan adanya kerja sama ini segala informasi yang memang dibutuhkan itu memang dan kerja sama yang lainnya terkait dengan informasi dan juga tentang pendidikan itu kiranya bisa terjalin," ujar Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu, Djati Cipto Kuncoro, saat ditemui seusai kegiatan.

Djati menambahkan, fokus mitigasi di Sulawesi Tengah tidak berkaitan dengan ancaman gempa bumi dan tsunami semata. Data BMKG juga sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi musibah lain seperti kebakaran hutan dan lahan, banjir, tanah longsor, hingga perubahan cuaca ekstrem.

"Fokus dari perjanjian sama ini agar kita memahami batasan-batasan mana yang memang bisa disampaikan atau diberikan kepada masyarakat maupun data-data dari BMKG lagi yang memang sangat membantu, baik itu di SAR ataupun di LPP RRI ataupun di BPBD seperti itu," tambahnya.

Kolaborasi ini mendapat respon positif dari Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muhammad Rizal. Ia menegaskan peran vital BMKG dalam setiap operasi penyelamatan yang dilakukan oleh Basarnas Palu.

"Sinergitas antara BMKG dengan Basarnas kami anggap sangat penting terkait dengan data-data, salah satunya kebakaran hutan saat ini, BMKG akan sebarkan informasi titik api yang rawan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala LPP RRI Palu, Agustini, menekenakan peran penting media dalam menyeberkan informasi kebencanaan yang akurat dan terpercaya. Untuk itu, ia berharap kerja sama ini dapat diimplementasikan dalam aksi nyata serta mempercepat komunikasi di lapangan.

"Saya berharap melalui kerja sama ini tidak hanya sebatas tanda tangan di atas kertas, tapi implementasinya yang lebih kita harapkan. Kontinuitasnya bisa berjalan dengan baik ketika MOU ataupun PKS ini sudah kita tanda tangani bersama, maka hanya dengan by phone saja mudah-mudahan kita sudah bergerak cepat gitu menindaklanjuti ini. Karena sifat radio itu memang segera," tutur Agustini.

Penandatanganan nota kesepakatan tersebut melibatkan berbagai unsur terkait, yaitu BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, BPBD Kota Palu, LPP RRI Palu, dan Fakultas Syariah UIN Datokarama Palu. Kerja sama lintas sektor tersebut dipastikan akan terus diperkuat dengan menggandeng instansi lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....