BMKG Pasang Lima Seismograf Portabel di Sulteng untuk Pantau Sesar Aktif

  • 25 Jun 2026 04:41 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Parimo — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong menerima dan mendampingi tim teknis BMKG dalam pemasangan alat seismograf portable di Dusun Tokaso, Desa Tanah Lanto, Kabupaten Parigi Moutong, Rabu 24 Juni 2026. Pemasangan alat tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan pemantauan aktivitas kegempaan di wilayah Sulawesi Tengah pascagempa yang terjadi beberapa waktu lalu.

Secara keseluruhan, BMKG menempatkan lima unit seismograf portable di Sulawesi Tengah. Rincian distribusinya meliputi empat unit dipasang di kawasan Lembah Palolo dan satu unit di Dusun Tokaso, Desa Tanah Lanto.

Plt Kepala BPBD Parigi Moutong, Rivai, dalam keterangannya menuturkan bahwa seismograf portable berfungsi untuk merekam dan mencatat aktivitas kegempaan berskala mikro yang umumnya tidak dirasakan oleh masyarakat. Dengan cakupan pemantauan yang lebih spesifik pada wilayah yang lebih kecil, alat ini diharapkan dapat memberikan data yang lebih rinci mengenai aktivitas sesar.

"Seismograf ini juga diharapkan dapat memberikan data terkait dinamika pergerakan tanah secara spesifik di wilayah sekitar," ucapnya.

Lebih lanjut, BPBD Kabupaten Parigi Moutong turut mendampingi proses pemasangan guna mendukung upaya penguatan sistem pemantauan dan mitigasi bencana di daerah. Data yang dihasilkan dari alat seismograf portable nantinya akan menjadi bahan kajian mendalam bagi BMKG.

"Data yang diperoleh dari seismograf ini dapat menganalisis karakteristik kegempaan dan potensi risiko di wilayah Sulawesi Tengah," lanjut Rivai.

Melalui pemasangan alat ini, diharapkan pemantauan aktivitas seismik dapat dilakukan secara lebih optimal. Dengan demikian, peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi potensi bencana gempa bumi di masa mendatang dapat lebih optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....