Tiga Ratusan Lebih Tim Gabungan Diterjunkan Tangani Pasca Banjir Avolua Parimo

  • 27 Agt 2026 14:39 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Parimo — Penanganan pascabanjir bandang di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, terus dilakukan oleh BPBD Kabupaten Parigi Moutong bersama tim gabungan. Banjir bandang yang terjadi pada Rabu 26 Agustus 2026 dini hari tersebut menyebabkan air sungai meluap hingga ke permukiman dan ruas Jalan Trans Sulawesi.

Banjir saat ini dilaporkan telah surut, namun sejumlah wilayah masih terdampak material lumpur dan kayu yang terbawa arus. Tim gabungan langsung menerjunkan kaji cepat, pembersihan fasilitas umum, hingga pendataan menyeluruh terhadap dampak kerusakan.

Plt Kepala BPBD Parigi Moutong, Rivai, dalam keterangannya menuturkan untuk masyarakat yang terdampak, khususnya 15 KK atau 50 jiwa yang mengungsi, telah dilakukan pendirian tenda pengungsian dan posko darurat. Bantuan makanan siap saji dan air bersih juga disalurkan secara berkala.

"Bantuan tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak," tutur Rivai.

Penanganan akses jalan utama menjadi salah satu fokus prioritas petugas di lapangan akibat timbunan lumpur sepanjang 500 meter. Ruas jalan nasional tersebut sempat melumpuhkan arus transportasi dan memicu kemacetan.

"Tim terkait terus melakukan pembersihan agar akses transportasi dapat kembali normal," ucapnya.

Selain itu, kondisi Pamsimas yang masih belum mengalir menjadi perhatian dalam penanganan kebutuhan air bersih masyarakat. Koordinasi juga dilakukan untuk penanganan lanjutan berupa normalisasi sungai dan pembersihan rumah warga terdampak.

Sebanyak 350 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Basarnas, Damkar, hingga sukarelawan diterjunkan secara masif ke lokasi bencana. Sinergi lintas lembaga ini difokuskan untuk mempercepat proses pemulihan fisik maupun lingkungan desa terdampak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....