Peringati Hari Anak Nasional ke-42, Pemkot Palu Perkuat Perlindungan Anak

  • 23 Agt 2026 16:40 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Pemerintah Kota Palu menegaskan komitmen memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak anak dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026. Peringatan HAN tingkat Kota Palu berlangsung di Auditorium Kantor Wali Kota Palu, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti Pettalolo yang mewakili Wali Kota Palu. Turut hadir Ketua TP-PKK Kota Palu sekaligus Bunda PAUD Kota Palu, Hj. Diah Puspita, serta sejumlah unsur terkait.

Peringatan HAN tahun ini mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan.” Tema tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian seluruh pihak terhadap tumbuh kembang dan masa depan anak.

Sekda Kota Palu Irmayanti Pettalolo mengatakan, Hari Anak Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut mengingatkan bahwa anak merupakan amanah, generasi penerus, sekaligus bagian penting dari masa depan bangsa.

“Menyayangi anak bukan hanya dengan memberikan apa yang mereka minta. Menyayangi anak berarti memberikan perhatian, pendidikan, kesempatan untuk tumbuh, ruang untuk berpendapat, serta lingkungan yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Irmayanti menegaskan, perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, keluarga, sekolah, dunia usaha, masyarakat, media, dan seluruh elemen daerah. Anak harus dilindungi dari berbagai ancaman yang dapat mengganggu tumbuh kembangnya.

Ancaman tersebut antara lain kekerasan, perundungan, eksploitasi, diskriminasi, perkawinan anak, hingga penyalahgunaan teknologi. Karena itu, anak perlu tumbuh dalam lingkungan yang aman agar memiliki keberanian untuk bermimpi dan mengembangkan potensinya.

“Anak-anak kita harus tumbuh dalam lingkungan yang membuat mereka berani bermimpi,” katanya.

Pemerintah Kota Palu, lanjut Irmayanti, terus mendorong pembangunan yang berpihak kepada anak. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pemenuhan hak anak, perlindungan sosial, penyediaan ruang bermain, serta penciptaan lingkungan yang aman dan ramah anak.

“Kita ingin membangun Kota Palu yang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga maju dalam kualitas manusianya,” ucapnya.

Menurut Irmayanti, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur. Kualitas pembangunan juga tercermin dari kemampuan daerah menyiapkan generasi yang akan melanjutkan pembangunan Kota Palu.

Kepada anak-anak, Sekda berpesan agar terus belajar, disiplin, jujur, menghormati orang tua dan guru, serta menggunakan teknologi secara bijak. Anak juga diminta menghindari perundungan dan diskriminasi serta membangun hubungan pertemanan yang saling menghargai.

“Kalian adalah generasi yang akan menentukan seperti apa Kota Palu di masa depan,” pesannya.

Irmayanti juga mengajak anak-anak Kota Palu berani menetapkan cita-cita dan mempersiapkan diri sejak dini. Menurutnya, anak-anak memiliki kesempatan menjadi dokter, guru, pengusaha, ilmuwan, atlet, seniman, maupun pemimpin di masa mendatang.

“Bermimpilah setinggi-tingginya. Tidak ada mimpi yang terlalu besar bagi anak-anak Kota Palu,” ujarnya.

Sementara kepada orang tua, Irmayanti meminta agar kasih sayang dan perhatian kepada anak terus diperkuat. Orang tua juga diharapkan meluangkan waktu untuk mendengarkan anak, mengenali lingkungan pergaulan, serta mendampingi penggunaan teknologi.

“Jadilah tempat pertama bagi anak untuk bercerita dan mendapatkan rasa aman,” katanya.

Apresiasi juga disampaikan kepada para guru dan tenaga pendidik yang berperan dalam membentuk karakter anak. Pendidikan, kata Irmayanti, tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membangun karakter, integritas, kemandirian, kreativitas, kepedulian, dan tanggung jawab.

Ia mengajak seluruh pihak membangun ekosistem pendidikan yang membuat anak merasa aman, dihargai, serta memperoleh kesempatan yang setara untuk berkembang dan berprestasi. Kolaborasi keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan hal tersebut.

“Pemerintah hadir dengan kebijakan dan program yang berpihak kepada anak. Keluarga hadir dengan kasih sayang dan keteladanan. Sekolah hadir dengan pendidikan dan pembentukan karakter,” ucapnya.

Irmayanti berharap peringatan HAN ke-42 semakin memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kota Palu sebagai kota yang ramah anak, aman, inklusif, sehat, dan cerdas. Anak juga diharapkan memiliki ruang yang luas untuk berkembang dan meraih prestasi.

“Marilah kita pastikan bahwa tidak ada satu pun anak Kota Palu yang merasa sendirian, tidak diperhatikan, ataupun kehilangan kesempatan untuk meraih masa depannya,” pungkasnya.

Ia kemudian mengajak seluruh anak Kota Palu menjadikan peringatan HAN sebagai momentum untuk terus belajar dan berkarya. Anak-anak juga diminta menjaga semangat untuk meraih cita-cita sekaligus membanggakan keluarga dan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....