Buka PKKMB STAH Dharma Sentana, Wawali Palu Ajak Mahasiswa Berpikir Kritis

  • 21 Agt 2026 13:49 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Bina Akrab Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Dharma Sentana Sulawesi Tengah Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Kampus STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah, Kamis, 20 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Satya, Jnana, Maitri: Teguh dalam Kebenaran, Cerdas dalam Ilmu Pengetahuan, Erat dalam Persaudaraan.” Tema tersebut diharapkan dapat membekali mahasiswa baru dalam menjalani kehidupan kampus sekaligus memperkuat karakter dan nilai persaudaraan.

Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua Yayasan Dharma Kerti Sulawesi Tengah, Pembimas Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tengah, dosen, civitas akademika, serta mahasiswa baru STAH Dharma Sentana. Dalam sambutannya, Imelda mengatakan perguruan tinggi merupakan fase baru yang menuntut mahasiswa memiliki tanggung jawab lebih besar terhadap pilihan dan keputusan yang diambil selama menjalani pendidikan.

"Pada hari ini kalian masuk dalam sebuah fase yang berbeda. Ini fase anak-anak dari SMA masuk ke lingkungan kampus yang mungkin kebebasannya lebih daripada waktu kalian di SMA," ujarnya.

Menurut Imelda, mahasiswa tidak hanya dituntut mengejar nilai akademik dan gelar pendidikan. Perguruan tinggi juga menjadi ruang untuk membangun cara berpikir yang kritis, kreatif, dan mampu menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan di masyarakat.

"Jadilah mahasiswa yang benar-benar belajar, bukan hanya mengejar gelar dan ijazah. Bukan hanya mengejar IPK, tetapi belajar bagaimana berpikir kritis dan solutif," katanya.

Ia berharap mahasiswa mampu menjadi generasi yang produktif dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Kemampuan menghadirkan solusi dinilai menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.

Selain itu, Imelda mengingatkan pentingnya membangun lingkungan pergaulan yang positif selama menempuh pendidikan. Menurutnya, teman dan lingkungan memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter mahasiswa.

"Mencari teman dan sahabat yang mengarahkan kalian ke arah yang benar, bukan membenarkan. Pertemanan dan lingkungan harus mengarahkan kalian pada kebaikan," pesannya.

Imelda juga mengapresiasi keberagaman yang tumbuh di lingkungan STAH Dharma Sentana. Ia menilai perbedaan latar belakang agama dan budaya harus menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan dan menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

"Saya dengar ada juga yang muslim dan Kristiani selain agama Hindu. Di Kota Palu kita sama-sama bersaudara. Yang membedakan hanya cara kita berdoa dan beribadah, tetapi kita tetap satu sebagai saudara," tuturnya.

Menurut Imelda, semangat toleransi dan persaudaraan menjadi modal penting bagi Kota Palu yang dikenal sebagai daerah dengan masyarakat yang beragam. Karena itu, mahasiswa diharapkan dapat menjadi agen yang menjaga dan memperkuat nilai-nilai tersebut.

Menutup sambutannya, Imelda mengajak mahasiswa baru untuk memanfaatkan masa perkuliahan sebagai momentum mengembangkan potensi diri dan mempersiapkan kompetensi yang dibutuhkan di masa depan.

"Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jadilah pribadi yang membanggakan keluarga, kampus, dan daerah, serta mampu memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan Kota Palu dan Indonesia," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....