Wali Kota Palu Dorong Pemuda Muhammadiyah Siapkan Kepemimpinan

  • 17 Agt 2026 11:54 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Wali Kota Palu Hadianto Rasyid mendorong Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Tengah mempersiapkan diri menjadi pemimpin di daerah masing-masing. Pesan tersebut disampaikan Hadianto saat menerima kunjungan pengurus Pemuda Muhammadiyah se-Sulawesi Tengah di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Minggu, 16 Agustus 2026.

Kunjungan tersebut merupakan rangkaian kegiatan setelah pelaksanaan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) Tahun 2026 Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Tengah. Pertemuan itu menjadi ruang bagi pengurus Pemuda Muhammadiyah menyampaikan aspirasi dan membangun komunikasi dengan Pemerintah Kota Palu.

Hadianto mengatakan pemuda memiliki peran penting dalam mendorong perubahan di daerah masing-masing. Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam organisasi menjadi modal penting untuk membangun karakter, kapasitas, dan kepemimpinan.

“Kalianlah yang mewujudkan itu di daerah masing-masing. Kita tidak bisa berpikir kita bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa. Padahal semua yang dilaksanakan tergantung niatnya,” ujar Hadianto.

Ia menilai pengalaman memimpin organisasi kepemudaan bukan sesuatu yang sederhana. Pengalaman tersebut dapat menjadi bagian dari rekam jejak sekaligus proses pembentukan kemampuan kepemimpinan generasi muda.

“Menjadi pemimpin di organisasi kepemudaan itu bukan ecek-ecek. Jejak rekamnya jelas dan tidak terbantahkan. Tinggal kalian yang harus melakukan apa yang bisa dilakukan,” tegasnya.

Karena itu, Hadianto meminta Pemuda Muhammadiyah mulai mempersiapkan diri mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah. Ia menilai Sulawesi Tengah membutuhkan generasi muda yang memiliki kapasitas, integritas, dan keberanian untuk menjadi pemimpin.

“Kalian harus mempersiapkan diri kalian untuk menjadi pemimpin di daerah kalian masing-masing,” pesannya.

Dalam pertemuan tersebut, pengurus Pemuda Muhammadiyah juga menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan Kota Palu di bawah kepemimpinan Hadianto Rasyid. Mereka menilai sejumlah perubahan di Kota Palu dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Sulawesi Tengah.

Pengurus Pemuda Muhammadiyah berharap komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah terus diperkuat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk melahirkan berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Hadianto juga mengingatkan organisasi kepemudaan agar menjaga independensi dan tidak mudah dipolitisasi. Menurutnya, energi organisasi sebaiknya diarahkan untuk kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Kalian tidak boleh dipolitisasi. Buat kegiatan yang memang memberikan dampak,” katanya.

Wali Kota Palu juga membuka ruang komunikasi bagi Pemuda Muhammadiyah dan masyarakat untuk menyampaikan gagasan maupun aspirasi kepada pemerintah daerah. Ia menegaskan komunikasi yang terbuka diperlukan agar tidak terjadi jarak antara pemerintah dan masyarakat.

“Silakan datang ke kediaman. Pemerintah Kota Palu membuka ruang komunikasi dengan masyarakat seluas-luasnya. Saya tidak mau ada sekat antara pemerintah dan masyarakat,” ungkapnya.

Pertemuan tersebut diharapkan memperkuat jejaring antara pemerintah dan organisasi kepemudaan di Sulawesi Tengah. Kolaborasi antardaerah juga diharapkan mendorong semakin banyak pemuda mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....