Generasi Muda Tondo Antusias Lestarikan Budaya Pesisir di HUT RI
- 15 Agt 2026 16:05 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Upaya untuk mengenalkan tradisi budaya pesisir ke generasi muda di Kelurahan Tondo, Kota Palu, mulai menunjukkan hasil positif. Di momentum peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia ini, kalangan pemuda turut antusias berpartisipasi dalam lomba budaya lokal yang digelar oleh RT 1 RW 1 Tondo.
Ketua RT, Mustika Sari, menuturkan bahwa beberapa lomba berbasis budaya lokal turut disertakan dalam semarak perayaan, seperti Klar dan Neoti. Khusus Neoti, Khusus Neoti, lomba mencari biota laut di kawasan pesisir tersebut merupakan kali kedua digelar sejak pelaksanaannya tertunda pada Juni lalu.
"Kemarin sempat tertunda, tidak ada pemenangnya karena gempa (16 Juni 2026), sehingga kami lakukan lagi sekarang ini. Kami merasa penasaran juga siapa sih sebenarnya yang hebat dari mereka ini, dan peserta yang kemarin ternyata mendaftar lagi," ucap Mustika Sari saat ditemui di Pantai Mpo Oja, Sabtu 15 Agustus 2026.'
Sementara itu, lomba Klar merupakan kompetisi yang murni diinisiasi oleh masyarakat setempat. Mustika menyebut para warganya merindukan permainan tradisional tersebut yang dinilai mulai terlupakan di tengah derasnya arus kemajuan zaman.
"Kalau Klar baru ini, karena itu usulan dari warga masyarakat. Kata kata mereka, "Ibu RT, Itu kler itu sudah lama kita tinggalkan. Kami rindu hal-hal seperti itu." Dan kami buka secara umum. Ada yang dari RT 3 juga, ada dari RT-RT lain yang akhirnya mendaftar sebagai peserta, ada bapak-bapak juga," tambahnya.
Ia menegaskan bahwa menghadirkan permainan tradisional dalam semarak kemerdekaan merupakan strategi untuk mengedukasi generasi muda. Melalui langkah tersebut, warisan kearifan lokal pesisir diharapkan tetap lestari dan dikenal oleh khalayak luas.
Upaya pelestarian ini mulai membuahkan hasil menggemberikan saat sejumlah anak muda terpantau ikuut mencari biota laut, meskipun tidak menjadi peserta resmi lomba Neoti. Melalui keterlibatan langsung ini, generasi muda dapat mengenal ragam biota laut konsumsi sekaligus memupuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir.
"Iya, itu termasuk berhasil. Akan terekam di memori mereka, suatu saat mereka akan bercerita bahwa dulu kami di tempat ini sering bermain di pesisir mencari dan ikut lomba neoti, melihat orang-orang tua kami lomba Neoti. Jadi itu adalah suatu kebanggaan kepada kami, melihat anak-anak kembali aktif di laut," tuturnya.
Menghidupkan budaya pesisir melalui perayaan kemerdekaan, menurut Mustika, menjadi tanggung jawab bersama dalam menumbuhkan cinta tanah air bagi generasi muda. Oleh karena itu, dirinya berharap pelestarian warisan leluhur ini dapat terus berlanjut agar tradisi lokal selalu lestari di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....