Semarak Hari Pengayoman Ke-81, Insan Pengayoman Gelar Aksi Sosial Donor Darah

  • 11 Agt 2026 06:21 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Jajaran Insan Pengayoman se-Sulawesi Tengah menggelar aksi bakti sosial donor darah di Aula Divisi Pemasyarakatan Sulteng, Senin 10 Agustus 2026. Kegiatan ini diselenggarakan untuk menyemarakkan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Pengayoman Ke-81.

Aksi kemanusiaan ini melibatkan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng), Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah, Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tengah, dan Kanwil Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Sulawesi Tengah. menggelar kegiatan bakti sosial donor darah. Ratusan pegawai dari berbagai instansi tersebut tampak antusias mendonorkan darahnya untuk membantu sesama.

Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, dala keterangannya mengatakan donor darah menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Insan Pengayoman di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh jajarannya untuk menjadikan aksi donor darah sebagai gaya hidup sehat yang rutin dilakukan.

“Donor darah ini merupakan ajakan kepada seluruh jajaran Insan Pengayoman untuk lebih hadir di tengah masyarakat. Setetes darah yang kita donorkan dapat menjadi sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Rakhmat.

Ia berharap pasokan kantong darah yang terkumpul dapat membantu memenuhi kebutuhan medis warga yang membutuhkan di Sulawesi Tengah. Nilai kepedulian sosial ini dinilai menjadi bagian tak terpisahkan dari semangat pelayanan publik.

“Kita berharap melalui kegiatan ini, cadangan kantong darah dapat membantu mencukupi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan. Ini adalah bentuk kepedulian sederhana, tetapi memiliki dampak yang besar bagi kemanusiaan,” lanjut Rakhmat Renaldy.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng, Herman Mulawarman, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah menjadi bagian penting dari semangat peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Pengayoman Ke-81. Menurutnya, semarak kemerdekaan harus diwujudkan melalui aksi konkret yang memberikan manfaat langsung bagi sesama.

“Peringatan Hari Pengayoman dan HUT Kemerdekaan bukan hanya tentang seremonial, tetapi bagaimana kita mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang memberikan manfaat bagi sesama. Donor darah adalah salah satu bentuk nyata kepedulian dan pengabdian kita kepada masyarakat,” ujar Herman dalam keterangannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....