Hari Pengayoman ke-81, Kanwil Ditjenpas Sulteng Dorong Pelayanan Dekat Masyarakat
- 09 Agt 2026 21:30 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Peringatan Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026 menjadi momentum bagi jajaran pemerintah untuk memperkuat kolaborasi sekaligus mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Fun Walk yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah di Lapangan Vatulemo, Kota Palu, Minggu 9 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah. Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng, Herman Mulawarman, mengatakan keterlibatan jajaran Pemasyarakatan menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas kementerian dan menghadirkan pelayanan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Semangat pengayoman tidak boleh berhenti pada sebuah peringatan. Semangat itu harus diwujudkan melalui kerja nyata, pelayanan yang baik, kolaborasi yang kuat, dan kebermanfaatan yang benar-benar dapat dirasakan masyarakat,” ujar Herman.
Menurutnya, kolaborasi antara Kanwil Ditjenpas Sulteng, Kanwil Kementerian Hukum Sulawesi Tengah, Ditjen Imigrasi, serta unsur kementerian lainnya menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin terintegrasi.
Herman menegaskan, Pemasyarakatan memiliki peran penting dalam mewujudkan semangat pengayoman. Selain memastikan pembinaan dan pelayanan berjalan profesional, jajaran Pemasyarakatan terus didorong menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi warga binaan maupun masyarakat.
“Pemasyarakatan harus semakin terbuka dan berdampak. Masyarakat perlu melihat bahwa di balik proses pembinaan, ada upaya membangun keterampilan, kemandirian, dan kesiapan warga binaan untuk kembali menjadi bagian yang produktif di tengah masyarakat,” tegasnya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan program pembinaan, peningkatan kualitas pelayanan dasar, pengembangan keterampilan warga binaan, hingga perluasan akses informasi mengenai berbagai program dan hasil pembinaan Pemasyarakatan.
Herman menilai momentum Hari Pengayoman juga menjadi pengingat pentingnya kolaborasi antarlembaga. Menurutnya, pelayanan publik yang optimal membutuhkan keterlibatan berbagai unsur pemerintah dengan tujuan yang sama.
“Kebersamaan seperti ini harus terus dijaga. Ketika seluruh unsur pemerintah bergerak dengan tujuan yang sama, pelayanan akan semakin kuat dan manfaatnya akan semakin luas,” katanya.
Kegiatan Fun Walk mempertemukan jajaran kementerian dengan masyarakat dalam suasana yang lebih terbuka. Selain olahraga bersama, masyarakat juga berkesempatan mengenal lebih dekat peran dan pelayanan pemerintah melalui berbagai kegiatan yang disiapkan.
Herman berharap semangat Hari Pengayoman tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus menjadi bagian dari budaya kerja jajaran Pemasyarakatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Pengayoman harus terasa dalam setiap pelayanan yang kita berikan. Itu yang terus kami dorong, agar Pemasyarakatan tidak hanya menjalankan tugas, tetapi benar-benar menghadirkan perubahan dan manfaat,” pungkas Herman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....