Anev Semester I, Ditjenpas Sulteng Tunjukkan Capaian Positif
- 07 Agt 2026 16:06 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Tengah (Sulteng) menutup Semester I Tahun 2026 dengan berbagai capaian positif di bidang pembinaan warga binaan, penguatan keamanan, pelayanan kesehatan, hingga publikasi kehumasan. Hasil tersebut dipaparkan dalam kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) Semester I periode Januari–Juni 2026 yang dipimpin Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman.
Evaluasi tersebut menjadi tolok ukur kinerja seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Sulawesi Tengah sekaligus menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan pada semester berikutnya.
Dalam paparannya, Herman Mulawarman menyampaikan bahwa berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemasyarakatan yang terus menjaga komitmen menghadirkan pelayanan yang profesional, aman, dan berdampak bagi masyarakat.
Di bidang pembinaan, Kanwil Ditjenpas Sulteng berhasil mengusulkan dan merealisasikan berbagai program hak integrasi warga binaan. Sebanyak 2.216 warga binaan menerima Remisi Khusus Idulfitri, 14 warga binaan menerima Remisi Khusus Nyepi, dua warga binaan menerima Remisi Khusus Waisak, 13 warga binaan memperoleh Remisi Lansia, serta 26 warga binaan menerima Remisi karena Sakit Berkepanjangan. Selain itu, sebanyak 377 warga binaan memperoleh Pembebasan Bersyarat dan 149 orang menerima Cuti Bersyarat sebagai bagian dari program reintegrasi sosial.
Pada aspek keamanan, Herman memberikan apresiasi atas profesionalisme petugas yang berhasil menggagalkan tiga upaya penyelundupan narkotika jenis sabu sepanjang Semester I 2026. Keberhasilan tersebut terjadi di Rutan Kelas IIA Palu pada 10 Mei 2026 serta di Lapas Kelas IIB Ampana pada 4 April 2026 dan 26 Juni 2026, yang dinilai menjadi bukti kuat komitmen jajaran pemasyarakatan dalam mewujudkan Zero HALINAR di Sulawesi Tengah.
Di sektor pembinaan kemandirian, produktivitas warga binaan juga menunjukkan tren positif. Selama enam bulan pertama tahun 2026, program ketahanan pangan berhasil menghasilkan 120 kilogram perikanan, 3.350 kilogram hasil pertanian, dua ekor hasil peternakan, serta 27.209,55 kilogram hasil hortikultura dari 22 klaster komoditas, meliputi jagung, padi, kacang tanah, ubi, ikan lele, mujair, kambing, sapi, bebek, kangkung, sawi, terong, jambu kristal, selada, bayam, labu kuning, kacang panjang, pakcoy, cabai, daun singkong, pepaya, timun, hingga toge.
Produktivitas tersebut turut memberikan kontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang mencapai Rp22.610.937, sekaligus menghasilkan premi bagi warga binaan sebesar Rp56.312.810 sebagai bentuk penghargaan atas hasil karya dan produktivitas mereka selama menjalani pembinaan.
Peningkatan kualitas layanan kesehatan juga menjadi salah satu capaian penting. Herman mengungkapkan, Lapas Kelas IIB Luwuk, Lapas Kelas III Kolonodale, dan Rutan Donggala berhasil meraih Akreditasi Klinik Paripurna, sementara Lapas Kelas IIA Palu dan Lapas Kelas IIB Tolitoli memperoleh Akreditasi Klinik Utama.
Di bidang pendidikan, program pembinaan terhadap anak binaan terus berjalan. Sebanyak empat peserta didik di LPKA Kelas II Palu berhasil menyelesaikan pendidikan kesetaraan, terdiri atas satu lulusan Paket A dan tiga lulusan Paket B, sebagai bagian dari upaya memastikan hak pendidikan tetap terpenuhi selama menjalani pembinaan.
Sementara itu, pada sektor kehumasan, Kanwil Ditjenpas Sulteng mencatat 2.403 publikasi positif selama Semester I Tahun 2026. Jumlah tersebut terdiri atas 170 berita pada laman Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, 1 berita pada laman Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta 2.232 publikasi di berbagai media siber, yang memperkuat diseminasi informasi mengenai program dan capaian pemasyarakatan di Sulawesi Tengah.
Herman Mulawarman menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran UPT atas dedikasi yang telah ditunjukkan selama enam bulan pertama tahun ini. Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat keamanan, dan menghadirkan pembinaan yang semakin bermanfaat bagi masyarakat.
"Capaian ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran. Mari kita semua untuk menjaga ritme kerja, memperkuat kekompakan, serta terus menghadirkan inovasi agar kualitas pembinaan, pelayanan, dan keamanan di pemasyarakatan Sulawesi Tengah semakin baik. Jangan cepat berpuas diri, karena tantangan ke depan akan semakin besar," ujar Herman di Palu, Jumat, 7 Agustus 2026.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh insan pers, baik di Sulawesi Tengah maupun tingkat nasional, yang selama ini konsisten mendukung publikasi berbagai program dan capaian pemasyarakatan.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan media yang telah menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi positif kepada masyarakat. Sinergi ini penting untuk membangun kepercayaan publik sekaligus menunjukkan bahwa pemasyarakatan terus bertransformasi menjadi lebih profesional, produktif, dan berdampak," pungkasnya.
Evaluasi Semester I tersebut menjadi pijakan Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah untuk mempertahankan capaian positif sekaligus memperkuat kolaborasi, inovasi, dan budaya kerja PRIMA, sehingga target kinerja tahun 2026 dapat tercapai secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....