Naturale, UMKM Binaan BI Sulteng Asal Togean Perluas Kiprah ke Pasar Global
- 05 Agt 2026 11:39 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Tojo Unauna – Produk perawatan tubuh berbahan botani Naturalē, UMKM binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sulawesi Tengah, terus memperluas kiprahnya sebagai produk premium asal Indonesia yang mengangkat potensi lokal Kepulauan Togean ke pasar internasional.
Naturalē merupakan produk yang berasal dari Desa Tumbulawa, Kecamatan Batudaka, Kabupaten Tojo Unauna, Sulawesi Tengah. Produk yang sebelumnya dikenal dengan nama Togean Naturale itu kini menggunakan identitas baru, Naturalē, sebagai bagian dari penguatan merek untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Produk-produk Naturalē kini telah dipasarkan hingga ke berbagai negara, seiring meningkatnya minat konsumen terhadap produk perawatan berbahan alami asal Indonesia.
Selain mengembangkan produk berbasis kekayaan botani Indonesia, Naturalē juga menempatkan pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari model bisnisnya. Saat ini, sebanyak 34 perempuan bekerja di seluruh rumah produksi Naturalē. Seluruhnya terlibat dalam berbagai tahapan, mulai dari pengolahan bahan baku, produksi, pengemasan, hingga proses kreatif lainnya.
Founder dan CEO Naturalē Sihkami mengatakan, Naturalē dibangun bukan sekadar sebagai merek perawatan diri, tetapi juga sebagai ekosistem usaha yang tumbuh bersama masyarakat di wilayah kepulauan.
“Naturalē lahir dari keyakinan bahwa keindahan tidak hanya berasal dari apa yang kita gunakan pada tubuh, tetapi juga dari dampak yang kita ciptakan bagi manusia dan lingkungan di sekitar kita. Kami ingin membangun merek yang bertumbuh bersama komunitas, menghargai pengetahuan dan keterampilan lokal, serta memperkenalkan kekayaan alam dan kehidupan kepulauan Indonesia kepada pasar yang lebih luas,” ujarnya di Ampana, Selasa, 4 Agustus 2026.
Menurutnya, Kepulauan Togean menjadi titik awal perjalanan Naturalē sekaligus sumber inspirasi dalam mengembangkan produk. Selain memberdayakan masyarakat di Togean, Naturalē juga membangun kolaborasi dengan komunitas di Bali dan Raja Ampat sesuai karakter dan potensi masing-masing wilayah.
Di Kepulauan Togean, Naturalē membuka peluang ekonomi melalui peningkatan keterampilan masyarakat, pengolahan bahan baku, produksi, hingga pengemasan produk. Di Bali, perusahaan mengembangkan kegiatan produksi, kreativitas, dan penguatan merek, sedangkan di Raja Ampat fokus diarahkan pada pengembangan komunitas yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
Komitmen terhadap keberlanjutan juga diterapkan melalui pemanfaatan energi surya di rumah produksi sebagai sumber energi operasional. Selain itu, Naturalē menerapkan efisiensi penggunaan energi, pengelolaan bahan baku, pengurangan limbah, serta penggunaan kemasan yang lebih ramah lingkungan.
Naturalē menghadirkan lima kategori produk, yakni Bath, Hair, Skin, Wellness, dan Home, dengan konsep warm island minimalism yang memadukan kekayaan botani Indonesia, nuansa kehidupan kepulauan, dan desain modern yang sederhana.
Sihkami mengatakan pihaknya ingin menunjukkan bahwa produk Indonesia tidak hanya memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar global, tetapi juga membawa cerita tentang alam, budaya, serta pemberdayaan masyarakat lokal.
"Bagi kami, Naturalē bukan hanya sebuah merek produk. Naturalē adalah cara membangun hubungan antara konsumen, alam, dan komunitas yang berada di balik setiap prosesnya,” katanya.
Ke depan, kata dia, Naturalē akan terus memperluas jangkauan pasar nasional maupun internasional, sembari memperkuat program pemberdayaan masyarakat agar pertumbuhan usaha berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan komunitas lokal di wilayah kepulauan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....