Barantin Dorong Pelaku Usaha Ekspor dan UMKM di Sulawesi Tengah Naik Kelas
- 28 Sep 2026 15:29 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Menjadi salah satu daerah yang memiliki potensi menjanjikan khususnya disektor pertanian, pekebunan dan kelautan, Badan Karantina Indonesia mendorong seluruh pelaku usaha untuk melakukan ekspor komoditas unggulan Sulawesi Tengah melalui Deklarasi Perkarantinaan Gerakan 1.000 ekspor pelaku usaha dan pengusaha UMKM di Bumi Tadulako Sulawesi Tengah. Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding, Senin, 28 September 2026 mengatakan selain memastikan produk Indonesia umumnya dan Sulawesi Tengah khususnya benar-benar aman dan dalam kondisi sehat.
Deklarasi yang melibatkan sekitar 1.200 pelaku usaha dan UMKM pagi tadi juga menjadi momentum Badan Karantina Indonesia dalam meningkatkan pendapatan pelaku usaha dan UMKM. Dirinya berharap deklarasi ini mendorong pelaku usaha ekspor dan UMKM naik kelas dan semakin berdaya saing.
“Hari ini kami bersama beberapa kementerian, Kementerian UMKM dan Kementerian Desa, Kementerian Hukum melakukan deklarasi berkarantina dan untuk 1.200 pelaku usaha kecil, menengah, mikro ya. Tujuan sebenarnya ini yang pertama adalah kita ingin UMKM kita naik kelas. Kita ingin UMKM kita ini punya daya saing di pasar internasional. Kita ingin UMKM kita ini produknya itu betul-betul berkualitas, aman, dan sehat sehingga memenuhi standar untuk bisa kita jual. Potensi kita di Sulawesi Tengah luar biasa, mulai dari ikan, hewan, dan tumbuhan. Dan ini kalau kita genjot para UMKM kita dan pelaku usaha kita untuk ekspor, insyaallah ekonomi kita akan maju, berkembang, pertumbuhan ekonomi akan bagus, dan devisa negara juga akan sangat baik. Dan UMKM-nya juga akan sangat baik,” kata Karding.
Pada kesempatan yang sama Menteri UMKM RI Maman Abdulrahman memberi apresiasi terhadap upaya Badan Karantina Indonesia dalam meningkatkan daya saing pelaku usaha dan UMKM di Sulawesi Tengah. Dirinya berharap apa yang dilakukan di Sulawesi Tengah juga dapat dilakukan di seluruh wilayah di Indonesia, sehingga kedepan daya saing seluruh pelaku usaha dan UMKM dapat semakin meningkat. Selain itu juga pangsa pasar pelaku usaha semakin meluas tidak hanya menyasar pasar lokal tetapi juga global.
“Yang penting bagi saya adalah ada sebuah niat yang baik, yang luar biasa menindaklanjuti arahan dari Pak Presiden untuk meningkatkan daya saing produk serta kualitas produk UMKM kita. Dan saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Badan Karantina yang sangat serius untuk mendorong peningkatan daya saing ini. Dan tadi juga luar biasa support dari kepala daerah. Gubernur hadir dan seluruh kepala daerah se-Sulawesi Tengah. Dan ini menunjukkan bahwa ada sebuah kolaborasi yang positif antara Badan Karantina dengan kepala daerah di Sulawesi Tengah. Dan mudah-mudahan ini bisa ditiru dan ditindaklanjuti di daerah-daerah lainnya di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyambut positif terhadap dukungan Badan Karantina Indonesia dalam membantu pelaku usaha dan UMKM di Sulawesi Tengah untuk naik kelas. Ditegaskan pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama seluruh pemerintah lingkup Kabupaten Kota berkomitmen mewujudkan 1.000 pelaku usaha dan UMKM yang dapat melakukan ekspor produk atau komoditi unggulan Sulawesi Tengah
“Insyaallah ini program Sulawesi Tengah yang didukung penuh oleh para bupati, walikota yang ada di Sulawesi Tengah. Sehingga mudah-mudahan dengan gebrakan baru ini UMKM kita keberpihakan kita semua sama. Kenapa kita undang para bupati Pak Kepala Barantin hari ini juga semua hadir karena kita ini komitmen, deklarasi ini komitmen. Bahwa UMKM sekarang Pak Menteri menjadi salah satu kekuatan fondasi ekonomi kita. Dan di Sulteng ini saya mendapatkan data, banyak sekali UMKM kita yang sudah ekspor kerja sama dengan pasar internasional,” jelas Gubernur.
Pada kesempatan tersebut Badan Karantina juga memberikan apresiasi kepada eksportir dan pengusaha UMKM sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi dalam pengembangan ekspor dan pemberdayaan UMKM yakni PT. Sentra Pangan Sejahtera dan PT. Duko Food Indonesia. Deklarasi Perkarantinaan yang melibatkan seluruh pihak terkait ditandai dengan pembacaan deklarasi secara bersama dan diakhiri dengan penandatanganan sebagai komitmen dalam menjaga keamanan dan mutu pangan produk yang akan di ekspor.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....