Pemkot Palu Siapkan Tandon Penanpungan Air Dukung Program Palu Mapan
- 03 Agt 2026 14:26 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Pemerintah Kota Palu terus berupaya untuk memperkuat program Gerakan Kelurahan Menanam atau yang dikenal dengan Palu Mapan. Program ini diluncurkan pemerintah daerah guna meningkatkan ketahanan pangan, kemandirian ekonomi, serta menjaga stabilitas harga komoditas daerah.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palu, Lukman, menuturkan bahwa hingga saat ini sekitar 20 persen kelurahan di Kota Palu telah aktif menjalankan program tersebut. Meski demikian, pemanfaatan lahan tidur di kawasan pemukiman warga masih terkendala ketersediaan pasokan air.
Saat ini, pengairan tanaman warga masih mengandalkan sambungan air dari masyarakat sekitar. Sehingga fasilitas penampungan air menjadi kebutuhan penting di setiap titik penanaman.
"Karena memang ini jalan sambil jalan kita evaluasi, kita mau siapkan tandon-tandon penampungan air biar bisa tersedia air. Kalau ini sudah jadi, tandon sudah ada, kemudian selang drip untuk instalasi air sudah siap semua di setiap titik, Insya Allah," ucap Lukman saat ditemui di Kelurahan Kabonena, Sabtu 1 Agustus 2026.
Selain bantuan instalasi air dari pemerintah daerah, Lukman mengungkapkan Bank Indonesia (BI) juga akan turut menyalurkan sarana produksi berupa mulsa. Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari pembahasan bersama terkait penguatan Program Palu Mapan.
"Alhamdulillah direspon oleh pihak BI, mereka menunjukkan komitmen mereka untuk memberikan dukungan Mulsa untuk menjaga semangat masyarakat yang menggarap lahan-lahan tidur," lanjutnya.
Melalui dukungan sarana dan prasarana tersebut, warga diharapkan kian terdorong untuk produktif mengolah lahan pekarangan yang belum dimanfaatkan. Sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas masyarakat di Kota Palu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....