Pemkot Palu Ajak Warga Kurangi Plastik Sekali Pakai
- 25 Jul 2026 14:36 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Pemerintah Kota Palu menegaskan komitmennya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai melalui sosialisasi bahaya plastik bagi kesehatan dan lingkungan. Kegiatan yang dirangkaikan dengan Forum Bincang Bisnis itu digelar Komunitas Amazing Truth (KAT) di Auditorium Kantor Wali Kota Palu, Sabtu, 25 Juli 2026.
Wali Kota Palu diwakili Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu, Ibnu Mundzir, dalam kegiatan tersebut. Hadir pula Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu Rahmad Mustafa, pengurus KAT, pelaku UMKM, serta perwakilan komunitas lingkungan.
Sosialisasi menghadirkan International Brand Ambassador Enagic Japan, Kaz Yokoya, sebagai narasumber. Ia memaparkan pentingnya pengurangan sampah plastik sekaligus peluang usaha berbasis gaya hidup berkelanjutan.
Ibnu Mundzir mengatakan persoalan sampah plastik tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah saja. Menurutnya, diperlukan keterlibatan masyarakat, pelaku usaha, dan komunitas untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
"Kami mengajak seluruh masyarakat, pelaku usaha, dan komunitas untuk bersama-sama mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Mulai dari hal kecil seperti membawa tas belanja sendiri dan menggunakan wadah pakai ulang. Ini penting untuk kesehatan kita dan untuk menjaga Teluk Palu tetap bersih," ujarnya.
Ia juga menilai forum tersebut menjadi ruang untuk mendorong inovasi produk ramah lingkungan bagi pelaku UMKM. Produk alternatif pengganti plastik dinilai dapat menjadi peluang usaha sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan.
Sementara itu, Kaz Yokoya mengatakan persoalan sampah plastik telah menjadi perhatian dunia. Menurutnya, pengurangan penggunaan plastik tidak hanya berdampak pada kelestarian lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat.
"Kesehatan lingkungan dan kesehatan manusia saling berkaitan. Jika kita mengurangi plastik, kita juga mengurangi mikroplastik yang masuk ke tubuh, sekaligus membuka peluang bagi produk yang lebih sehat dan berkelanjutan," katanya.
Forum bincang bisnis turut membahas pengembangan kemasan ramah lingkungan dan strategi pemasaran produk UMKM yang berkelanjutan. Di akhir kegiatan, peserta bersama Komunitas Amazing Truth berkomitmen memperluas edukasi pengurangan sampah plastik di sekolah, pasar, dan berbagai komunitas di Kota Palu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....