Gubernur Sulteng Apresiasi Capaian Pembangunan Kabupaten Banggai

  • 08 Jul 2026 14:48 WIB
  •  Palu
Poin Utama
  • IPM Kabupaten Banggai meningkat dari 72,86 pada 2024 menjadi 73,44 pada 2025, menunjukkan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
  • Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banggai mencapai 8,13 persen pada 2026, meningkat signifikan dari 3,63 persen sebelumnya.
  • Program Berani Cerdas telah memberikan beasiswa kepada 2.658 mahasiswa dengan anggaran lebih dari Rp9,22 miliar pada 2025.
  • Cakupan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 98,44 persen dengan 14.851 jiwa dari target 15.086 jiwa.
  • Pemerintah Provinsi menyelesaikan pembangunan jalan sepanjang 3,32 kilometer dengan anggaran Rp17,3 miliar pada 2025.

RRI.CO.ID, Banggai - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, memberikan apresiasi atas berbagai capaian pembangunan Kabupaten Banggai yang terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Hal tersebut disampaikannya pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Banggai di Lapangan Mirqan, Bukit Halimun, Luwuk, Rabu 8 Juli 2026.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Banggai meningkat dari 72,86 pada 2024 menjadi 73,44 pada 2025. Pertumbuhan ekonomi juga melonjak signifikan menjadi 8,13 persen pada 2026, setelah sebelumnya berada di angka 3,63 persen.

Selain itu, angka kemiskinan turun dari 6,56 persen menjadi 6,23 persen, serta jumlah penduduk miskin berkurang sekitar 1.040 jiwa. Sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga mengalami penurunan menjadi 3,07 persen, sementara inflasi sepanjang semester pertama tahun 2026 tetap berada pada level yang terkendali.

"Capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh elemen pembangunan yang harus terus dipertahankan melalui sinergi pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dunia usaha, dan masyarakat," ucap Gubernur.

Melalui Berani Cerdas, kata Gubernur, sebanyak 2.658 mahasiswa asal Kabupaten Banggai telah menerima beasiswa. Termasuk, bantuan biaya pendidikan pada tahun 2025 dengan total anggaran lebih dari Rp9,22 miliar.

Pada sektor kesehatan melalui Berani Sehat, cakupan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Non-JKN di Kabupaten Banggai telah mencapai 98,44 persen, atau 14.851 jiwa dari target 15.086 jiwa. Pemerintah juga terus mendorong percepatan penurunan prevalensi stunting yang berhasil turun dari 29,1 persen menjadi 28,6 persen.

Di bidang infrastruktur melalui Berani Lancar, Pemerintah Provinsi telah menyelesaikan pembangunan dan peningkatan jalan sepanjang 3,32 kilometer dengan anggaran Rp17,3 miliar pada tahun 2025. Tahun 2026, pembangunan akan dilanjutkan melalui proyek jalan multiyears ruas Pangkalaseang–Balantak–Sobol, Poh–Siuna–Mayayap–Bualemo, serta Balingara–Longge Atas–Dataran Bulan.

Sementara melalui Berani Makmur, Pemerintah Provinsi menyalurkan 27.913 unit bantuan benih dan bibit pertanian senilai Rp13,8 miliar. Sekaligus, memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 4.729 pekerja rentan, termasuk petani dan nelayan.

"Ketika pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten bergerak dalam satu visi, maka pembangunan akan semakin cepat dirasakan masyarakat," kata Gubernur.

Gubernur pun menegaskan, berbagai program tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Pemerintah Provinsi. Utamanya, dalam mendukung pembangunan daerah dan sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Banggai. (KA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....