Pemprov Sulteng Fokus Perkuat Ketahanan Keluarga dan Tekan Stunting

  • 30 Jun 2026 15:27 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah saat ini memfokuskan program pembangunan pada penguatan ketahanan keluarga, terutama melalui upaya pengentasan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi yang sehat, tangguh, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Hal itu disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, usai mengikuti upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di Kantor Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Sulawesi Tengah, Kota Palu, Senin, 29 Juni 2026.

Anwar mengatakan, Pemprov Sulawesi Tengah melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) terus menjalankan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan keluarga, khususnya kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

"Melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, kami terus melakukan berbagai upaya dalam pengentasan kemiskinan. Salah satu fokus utama kami adalah memberikan perhatian kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai fondasi utama dalam pembangunan keluarga. Karena itu, kami terus mendorong percepatan penurunan stunting di Sulawesi Tengah," ujar Anwar.

Menurutnya, penguatan keluarga menjadi salah satu strategi penting pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Ia menilai, perhatian terhadap keluarga harus dimulai sejak masa kehamilan hingga tumbuh kembang anak usia dini.

Selain itu, Anwar juga menyoroti tema Harganas tahun ini, "Ayah Wajib Hadir", yang dinilainya sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan pertama pembentukan karakter anak.

"Tema tahun ini adalah Ayah Wajib Hadir. Saya kira ini menjadi hal yang sangat krusial saat ini. Kehadiran seorang ayah dalam pembinaan anak sangat penting dan sangat strategis," katanya.

Ia mengimbau para ayah di Sulawesi Tengah untuk lebih aktif terlibat dalam pengasuhan dan pembinaan anak. Menurutnya, tanggung jawab membesarkan anak bukan hanya berada di pundak ibu, tetapi merupakan peran bersama dalam keluarga.

"Saya menghimbau kepada seluruh ayah di Sulawesi Tengah, sudah tiba saatnya kita mengubah cara pandang bahwa tugas membina dan mengasuh anak bukan hanya tugas seorang ibu. Seorang ayah juga memiliki peran yang sangat penting dalam melahirkan generasi yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045," ucapnya.

Pada momentum Hari Keluarga Nasional, Anwar juga mengajak masyarakat menjadikan keluarga sebagai tempat pertama dalam membentuk karakter dan nilai-nilai kehidupan anak.

"Pesan saya kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tengah, mari kita jadikan Hari Keluarga Nasional ini sebagai momentum menjadikan keluarga sebagai madrasah pertama dalam pembinaan anak. Jika keluarga harmonis, insyaallah akan lahir generasi yang tangguh, mandiri, dan memiliki etika yang baik di tengah masyarakat," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....