Pemda Parimo Percepat Penanganan Pascabanjir dan Gempa
- 23 Jun 2026 14:06 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Parimo — Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Parigi Moutong, Rivai, mendampingi Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase dan Wakil Bupati H. Abdul Sahid serta unsur terkait meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir di wilayah itu, Senin 23 Juni 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan penanganan dampak bencana berjalan optimal serta melihat langsung kondisi masyarakat dan infrastruktur yang terdampak.
Sebelum melakukan peninjauan lapangan, rombongan mengikuti rapat koordinasi penanganan bencana yang dipusatkan di Posko Induk BPBD Kabupaten Parigi Moutong. Hasil pendataan terbaru menunjukkan peningkatan jumlah rumah terdampak gempa bumi dibandingkan data awal.
Rivai menuturkan, berdasarkan data sementara PUSDALOPS BPBD Kabupaten Parigi Moutong, jumlah rumah terdampak gempa bumi tercatat sebanyak 92 unit. Angka ini meningkat dari data awal yang mencatat 11 unit rumah.
Sementara itu, dampak banjir tersebar di 12 desa yang berada di Kecamatan Parigi, Parigi Barat, Parigi Selatan, Torue, dan Balinggi. Sebanyak 402 kepala keluarga atau 903 jiwa tercatat terdampak, dan empat kepala keluarga diantaranya dievakuasi ke posko pengungsian.
"Seluruh pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing setelah kondisi air berangsur surut dan situasi dinyatakan aman," ucap Rivai.
Peninjauan diawali di Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat, dengan melihat kondisi jembatan yang mengalami kerusakan akibat derasnya arus banjir. Selanjutnya, Bupati bersama rombongan bergeser menuju Desa Pombolowo, Kecamatan Parigi, untuk meninjau kondisi terkini warga serta menyerahkan bantuan sembako kepada 54 kepala keluarga terdampak.
"Bantuan sembako turut diserahkan kepada 11 kepala keluarga terdampak di Desa Lebagu, sekaligus meninjau saluran air yang mengalami kerusakan akibat banjir," tuturnya.
Pemantauan dilanjutkan di sejumlah titik lainnya, di antaranya kerusakan jaringan irigasi di Desa Dolago Padang, kondisi pipa saluran air menuju area persawahan yang ambruk akibat banjir di Desa Masari. Selain itu, peninjauan juga dilakukan di jembatan yang hampir ambruk di Desa Tolai Induk.
BPBD Kabupaten Parigi Moutong terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan pemerintah desa dalam penanganan darurat hingga pemulihan pascabencana. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan dan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi secara tepat dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....