Cegah Hoaks, BPBD Parimo Imbau Warga Waspada Informasi Hoax Pascagempa

  • 21 Jun 2026 20:08 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Parimo — Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Parigi Moutong terus melakukan berbagai upaya penanganan pascagempa bumi Magnitudo 6.7 yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada 16 Juni 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memberikan edukasi kepada masyarakat di kawasan pesisir Kota Parigi terkait informasi kebencanaan yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan, Sabtu 20 Juni 2026.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Parigi Moutong, Rivai, dalam keterangannya menuturkan bahwa edukasi tersebut dilakukan guna mengantisipasi maraknya informasi hoaks dan isu-isu yang tidak berdasar mengenai potensi gempa maupun tsunami susulan. Menurutnya, masyarakat perlu mendapatkan informasi yang akurat agar tidak mudah terpengaruh oleh disinformasi tersebut.

"Kami mengimbau warga unutk mengikuti perkembangan informasi dari instansi berwenang seperti BMKG, BPBD, dan pemerintah daerah," ujar Rivai.

Selain itu, tim verifikasi bangunan terdampak gempa juga terus melakukan pendataan dan survei lapangan terhadap rumah warga, fasilitas umum, rumah ibadah, serta berbagai fasilitas lainnya yang mengalami kerusakan akibat gempa. Kegiatan ini dilakukan untuk memperoleh data yang akurat sebagai dasar penanganan pascabencana.

"Pendataan ini dilakukan sebagai dasar penanganan dan tindak lanjut pascabencana," tuturnya.

Disebutkan, proses verifikasi kerusakan telah berlangsung selama beberapa hari dan berakhir pada Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 18.00 WITA. Hasil pendataan tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan dasar penyusunan langkah-langkah pemulihan bagi masyarakat terdampak.

BPBD Kabupaten Parigi Moutong mengajak masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta terus mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan lembaga terkait. Langkah tersebut penting guna mencegah kepanikan dan menghindari penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan di tengah masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....