LCC Empat Pilar MPR RI Jadi Sarana Tanamkan Nilai Kebangsaan kepada Generasi Muda

  • 22 Jun 2026 10:15 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Anggota MPR RI dari unsur DPR RI Daerah Pemilihan Sulawesi Tengah, Longki Djanggola menegaskan bahwa Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI bukan sekadar ajang kompetisi antar pelajar, tetapi juga sarana menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.

Hal tersebut disampaikan Longki saat membuka LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 di Kota Palu, Senin, 22 Juni 2026. Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Lamadjido dan Wakil Ketua MPR RI yang juga Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Sulawesi Tengah, Abcandra Muhammad Akbar Supratman.

Menurut Longki, pelaksanaan LCC Empat Pilar merupakan bagian dari upaya MPR RI untuk membumikan nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika di kalangan generasi muda.

“LCC Empat Pilar MPR RI bukan hanya sebatas perlombaan, namun juga sebagai sarana untuk menumbuhkan semangat kebangsaan, memahami nilai-nilai luhur bangsa dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Longki.

Dia menjelaskan, kompetisi tahun ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan nasional yang melibatkan peserta dari 38 provinsi di Indonesia. Menurutnya, pelaksanaan tingkat provinsi menjadi tahapan penting sebelum peserta terbaik melaju ke grand final tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Agustus 2026.

Menurut dia, para peserta yang mengikuti lomba bukan hanya berstatus sebagai siswa, tetapi juga merupakan calon pemimpin bangsa yang akan menghadapi tantangan lebih kompleks di masa mendatang.

“Kalian bukan hanya sekedar peserta tetapi juga duta-duta bangsa. Kalian adalah pemikir yang akan memimpin Indonesia di masa depan,” ujarnya.

Ia menilai keberanian para pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut menunjukkan semangat juang, kecerdasan, dan kesiapan mereka dalam mengemban peran sebagai generasi penerus bangsa.

Kesuksesan generasi muda, lanjutnya, tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga karakter, kepedulian sosial, dan komitmen untuk membangun Indonesia yang lebih maju dan berdaulat.

“Lomba ini bukan sekedar kompetisi untuk mencari pemenang, melainkan sebuah wadah untuk menginternalisasi nilai-nilai empat pilar dalam diri kita,” katanya.

Ia mengajak seluruh peserta untuk mempelajari dan memahami esensi Empat Pilar MPR RI, serta menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya tumbuh menjadi individu yang unggul, tetapi juga warga negara yang bertanggung jawab.

Lebih lanjut, Longki menegaskan bahwa MPR RI akan terus melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan sebagai bagian dari pendidikan politik kebangsaan bagi generasi muda.

“Kami meyakini bahwa generasi muda adalah esensi kepemimpinan bangsa. Karena itu MPR RI berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan ini secara berkelanjutan agar nilai-nilai luhur empat pilar tidak hanya dipahami tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Pada LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun ini, sebanyak sembilan sekolah mengikuti kompetisi tersebut. Mereka terdiri atas SMK Negeri 1 Sojol Utara, SMA Model Terpadu Madani Palu, SMA Negeri 1 Mepanga, SMA Negeri 2 Luwuk, SMA Negeri 6 Palu, SMA Negeri 1 Tinangkung, SMA Negeri 1 Wita Ponda, SMA Negeri 1 Tolitoli, dan SMA Negeri 6 Sigi.

Para peserta akan bersaing untuk memperebutkan tiket mewakili Sulawesi Tengah pada grand final LCC Empat Pilar MPR RI tingkat nasional di Jakarta.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....