Akbar Supratman Dorong Peserta LCC Empat Pilar Implementasikan Nilai Pancasila
- 22 Jun 2026 14:37 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Wakil Ketua MPR RI yang juga Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Sulawesi Tengah, Abcandra Muhammad Akbar Supratman meminta para peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tidak hanya memahami materi yang diperlombakan, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Hal itu disampaikan Akbar sapaan akrabnya saat ditemui di sela-sela pelaksanaan LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di Kota Palu, Senin, 22 Juni 2026.
Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi salah satu sarana penting untuk memperkuat pemahaman generasi muda, khususnya Generasi Z dan Generasi Alpha, terhadap nilai-nilai Pancasila dan Empat Pilar MPR RI.
“Tentu tadi kan kita lihat bahwa di beberapa pertanyaan itu membahas mengenai butir-butir Pancasila. Bagaimana caranya mencerna butir-butir Pancasila itu sendiri. Kemudian juga ini adalah waktu-waktu kita untuk memberikan paham Pancasila terhadap Gen Z maupun Gen Alpha,” kata Akbar.
Dia menilai program LCC Empat Pilar memiliki manfaat besar dalam menanamkan wawasan kebangsaan kepada pelajar sejak dini. Olehnya, ia berharap para peserta tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai yang dipelajari.
“Saya sendiri ini melihat bahwa program ini sangat baik dan saya berharap mudah-mudahan juga adik-adik siswa-siswa ini bukan hanya bisa menjawab tapi bisa mengimplementasikan nilai-nilai dari empat pilar tersebut,” ujarnya.
Akbar juga memberikan motivasi kepada peserta yang belum berhasil melaju ke tahap berikutnya agar tidak berkecil hati. Menurutnya, masih banyak kesempatan untuk kembali berkompetisi pada tahun-tahun mendatang.
“Saya sudah sampaikan kepada adik-adik saya, siswa-siswi pelajar yang ada pada hari ini jika belum lolos. Jangan patah semangat. Masih ada cerdas cermat tahun depan, persiapkan kembali yang terutama mental,” katanya.
Akbar menilai sebagian peserta sebenarnya telah menguasai materi dengan baik. Namun, faktor gugup saat perlombaan menjadi salah satu kendala yang memengaruhi performa mereka dalam menjawab pertanyaan.
“Saya lihat adik-adik sangat menguasai materi tetapi mungkin karena terbawa suasana gugup dan sebagainya sehingga mungkin jawabannya masih perlu sedikit improvisasi,” ucapnya.
Sementara itu, bagi peserta yang nantinya berhasil lolos ke tingkat nasional, Akbar mengingatkan agar tidak cepat berpuas diri karena masih akan menghadapi persaingan yang lebih ketat dari peserta terbaik seluruh Indonesia.
Pada kesempatan itu, Akbar juga memastikan proses penilaian dalam lomba dilakukan secara objektif dengan melibatkan dewan juri profesional dari kalangan akademisi dan birokrat pendidikan.
Dewan juri yang bertugas terdiri atas Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Tadulako, Prof. Dr. Aminuddin Kasim, Lektor Kepala Fakultas Hukum Universitas Tadulako, Dr. Suardi Daeng Mallawa, serta Pejabat Fungsional Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Sintiadewi Mateka.
Selain itu, lanjutnya, panitia juga telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan pelaksanaan lomba berjalan lancar, termasuk memeriksa perangkat perlombaan dan menyiapkan rekaman sebagai bahan evaluasi apabila terjadi sanggahan dari peserta.
LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2026 diikuti sembilan sekolah, yakni SMK Negeri 1 Sojol Utara; SMA Model Terpadu Madani Palu; SMA Negeri 1 Mepanga; SMA Negeri 2 Luwuk; SMA Negeri 6 Palu; SMA Negeri 1 Tinangkung; SMA Negeri 1 Wita Ponda; SMA Negeri 1 Tolitoli; dan SMA Negeri 6 Sigi.
Para peserta memperebutkan kesempatan mewakili Sulawesi Tengah pada grand final LCC Empat Pilar MPR RI tingkat nasional yang akan berlangsung di Jakarta pada Agustus mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....