SMAN MT Madani Palu Wakili Sulteng di LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Nasional
- 22 Jun 2026 17:32 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – SMA Negeri Model Terpadu Madani Palu berhasil keluar sebagai juara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah 2026 dan berhak mewakili daerah ini pada ajang tingkat nasional yang akan digelar di Jakarta pada Agustus 2026.
Kepastian itu diperoleh setelah SMA Negeri Model Terpadu Madani Palu unggul pada babak final yang berlangsung di Kota Palu, Senin, 22 Juni 2026. Pada babak penentuan tersebut, sekolah itu bersaing dengan SMA Negeri 6 Palu dan SMA Negeri 1 Tolitoli.
Pada sesi pertama, SMA Negeri 6 Palu sempat memimpin dengan raihan 50 poin, disusul SMA Negeri Model Terpadu Madani Palu dengan 40 poin dan SMA Negeri 1 Tolitoli dengan 25 poin.
Memasuki sesi kedua, SMA Negeri 6 Palu masih mempertahankan keunggulan dengan total 75 poin. Sementara SMA Model Terpadu Madani Palu mengumpulkan 55 poin dan SMA Negeri 1 Tolitoli memperoleh 40 poin.
Namun, situasi berubah pada sesi ketiga yang merupakan babak soal rebutan. SMA Negeri Model Terpadu Madani Palu tampil dominan dengan menambah 80 poin sehingga mengakhiri perlombaan dengan total 135 poin.
Sementara itu, SMA Negeri 6 Palu hanya mampu menambah lima poin dan menutup perlombaan dengan total 80 poin. Adapun SMA Negeri 1 Tolitoli tetap bertahan di angka 40 poin. Dengan hasil tersebut, SMA Model Terpadu Madani Palu resmi menjadi juara dan akan mewakili Sulawesi Tengah pada ajang LCC Empat Pilar MPR RI tingkat nasional di Jakarta.
Wakil Ketua MPR RI yang juga Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Sulawesi Tengah, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti kompetisi tersebut, baik yang berhasil meraih kemenangan maupun yang belum lolos ke tingkat nasional.
Menurutnya, seluruh peserta telah menunjukkan kemampuan dan pemahaman yang baik terhadap materi Empat Pilar MPR RI. Sebab itu, ia meminta para peserta yang belum berhasil untuk tidak berkecil hati dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal menghadapi kompetisi berikutnya.
“Siswa-siswi pelajar yang ada pada hari ini jika belum lolos. Jangan patah semangat. Masih ada cerdas cermat tahun depan, persiapkan kembali yang terutama mental,” kata Akbar.
Kepada SMA Negeri Model Terpadu Madani Palu yang akan mewakili Sulawesi Tengah di tingkat nasional, Akbar berpesan agar tidak cepat berpuas diri dan segera mempersiapkan diri menghadapi persaingan yang lebih ketat.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala SMA Negeri Model Terpadu Madani Palu, Armyn mengaku bangga dan bersyukur atas keberhasilan peserta didiknya yang meraih juara pada ajang bergengsi tersebut. Menurutnya, capaian itu merupakan hasil kerja keras para siswa dan guru pembimbing yang telah menjalani persiapan lebih matang sebelum menghadapi perlombaan ini.
“Yang pertama ucapan Alhamdulillah kepada Yang Maha Kuasa. Dan terima kasih kepada perjuangan anak-anak kami dan para pembimbingnya karena tahun ini memang agak panjang waktu kita untuk mempersiapkan diri,” ujar Armyn.
Dia menjelaskan, pada pelaksanaan tahun lalu sekolahnya hanya memiliki waktu sekitar satu bulan untuk melakukan persiapan. Meski berhasil menembus babak final, saat itu SMA Negeri Model Terpadu Madani Palu belum mampu meraih gelar juara. Berbeda halnya dengan tahun ini yang penuh persiapan, sekolah tersebut akhirnya mampu mewakili provinsi ini ke tingkat nasional.
Meski berhasil menjadi wakil Sulawesi Tengah di tingkat nasional, pihak sekolah tidak ingin para siswa cepat merasa puas. Sebaliknya, para siswa akan terus didorong untuk meningkatkan kemampuan dan memperkuat persiapan menghadapi kompetisi di Jakarta.
“Kami motivasi untuk tetap mempersiapkan diri membawa nama baik Provinsi Sulawesi Tengah di tingkat nasional. Mudah-mudahan setelah liburan ini tetap berusaha untuk berlatih keras demi kejayaan daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, waktu sekitar dua bulan menjelang kompetisi nasional juga akan dimanfaatkan untuk meningkatkan intensitas latihan, memperdalam materi Empat Pilar MPR RI, serta memperkuat mental para peserta. Sekolah, lanjutnya, bahkan mempertimbangkan program pembinaan khusus atau karantina agar persiapan dapat dilakukan secara lebih fokus dan terarah.
“Tentu ada nanti pembimbingan dan pendampingan lebih intens. Kalau perlu mungkin anak-anak kita dikarantina karena ini membawa nama baik Provinsi Sulawesi Tengah,” katanya.
Ia optimistis tim SMA Negeri Model Terpadu Madani Palu mampu bersaing dengan perwakilan dari provinsi lain. Terlebih, baginya, para siswa yang terpilih merupakan peserta terbaik yang telah menunjukkan kemampuan akademik dan daya saing yang kuat selama kompetisi tingkat provinsi berlangsung.
“Kami berharap anak-anak ini tidak merasa minder ketika berlomba di tingkat nasional. Mereka adalah siswa-siswa terbaik yang dimiliki SMA Negeri Model Terpadu Madani Palu dan siap membawa nama baik Sulawesi Tengah,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....