Pantau Sesar Aktif, BMKG Palu Pasang 4 Sensor Gempa Portabel
- 17 Jun 2026 21:40 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Sigi - BMKG akan menurunkan perangkat survei seismik untuk mengetahui kondisi di beberapa lokasi yang menjadi pusat gempa berkekuatan magnitudo 6.7 yang melanda beberapa daerah di Sulawesi Tengah, Selas 16 Juni 2026. Hal ini menyusul aktivitas kegempaan yang masih berlanjut hingga Rabu 17 Juni 2026.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu, Djati Cipto Kuncoro, mengungkapkan pukul 04.30 WIB, pihaknya mencatat gempa susulan hingga 419 kali. Meski demikan, ia memastikan grafik pelepasan energi tektonik bumi saat ini telah melemah.
"Secara teori, energinya sudah semakin mengecil hingga gempanya sudah di bawah lima koma (magnitudo)," tutur Djati di hadapan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, pimpinan Kabupaten Sigi, TNI Polri, Forkopimda terkait dan insan pers saat berkunjung ke BPBD Kabupaten Sigi.
Ia melanjutkan, tren gempa yang masih berlangsung menjadi alasan diperlukannya survei lapangan. Dengan demikian, penyebab gempa susulan tersebut dapat diketahui.
"Makanya kami nanti coba akan menurunkan empat sensor secara portable," lanjutnya.
Djati juga memastikan edukasi kepada masyarakat terdampak juga diintensifkan bersama dengan BPBD. Diharapkan edukasi ini dapat memberikan rasa tenang kepada warga.
"Kami juga bersama BPBD melakukan sosialisasi untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat yang terdampak," ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dalam beraktivitas. Masyarakat juga diharapkan tetap tenang meski BMKG memprediksi kemungkinan gempa susulan.
"Tadi saya konsultasi dengan BMKG bahwa gempa ini semakin melemah ya, tidak seperti awalnya kemarin. Sehingga mudah-mudahan ini akan hilang," kata Anwar Hafid seusai meninjau Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, setelah kunjungan dari BPBD setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....