Wakil Wali Kota Palu Tinjau RSUD Anutapura Pasca Gempa M 6,7

  • 16 Jun 2026 18:45 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin meninjau langsung kondisi pasien di RSUD Anutapura Palu usai diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7, Selasa, 16 Juni 2026. Dalam peninjauan tersebut, Wakil Wali Kota memastikan kondisi pelayanan kesehatan tetap berjalan serta memantau langsung situasi pasien yang masih berada di area luar rumah sakit.

Terlihat sejumlah pasien, termasuk yang tengah menjalani perawatan, masih berada di halaman dan area terbuka RSUD Anutapura. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi mengingat gempa susulan masih terus terjadi dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat maupun tenaga kesehatan.

Wawali Imelda menjelaskan, pemerintah Kota Palu saat ini telah menerapkan sistem komunikasi siaga 24 jam melalui HT antar seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) termasuk rumah sakit. Melalui pola komunikasi tersebut, koordinasi antara kepala daerah dengan seluruh jajaran dapat dilakukan dengan baik meski dalam kondisi darurat.

"Iya, baik memang aturan dari kami, regulasi yang langsung dari instruksi Pak Walikota. Semua kepala dinas, kepala badan, asisten, dan staf ahli dan termasuk di rumah sakit harus memegang HT 24 jam jadi mau ada keadaan apapun semuanya HT harus on," ucap Imelda saat ditemui di RSUD Anutapura Palu.

Ia menyebut, meski gempa bumi tidak berpotensi tsunami, sejumlah bangunan mengalami kerusakan. Bahkan salah satu korban dilaporkan harus mendapatkan penanganan medis akibat panik saat gempa bumi terjadi, dan berujung pada luka ringan.

"Ada satu di Rumah Sakit itu anak-anak yang panik sampai melompat dan dia tidak tahu di bawahnya ada pecahan, sampai tertusuk kakinya," ucap Imelda.

Imelda menegaskan, berdasarkan instruksi dari Wali Kota Palu, penanganan medis anak tersebut akan dibantu sepenuhnya oleh Pemerintah Kota Palu.

"Jadi alhamdulillah sudah sesuai instruksi Pak Walikota, dibawa ke rumah sakit dan biayanya harus akan ditanggung oleh pemerintah Kota Palu," ucapnya.

Saat ini seluruh perangkat daerah tengah bergerak melakukan pendataan terhadap dampak gempa, termasuk kerusakan bangunan di sejumlah titik di Kota Palu. Sementara itu, penanganan terhadap bangunan yang mengalami kerusakan dikoordinasikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu.

Pemerintah Kota Palu juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi, serta tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....