Pasien RSUD Anutapura Palu Dievakuasi ke Teras IGD Pasca Gempa M 6,7

  • 16 Jun 2026 18:46 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Gempa Bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Kota Palu dan sekitarnya pada Selasa, 16 Juni 2026, berdampak terhadap sektor pelayanan publik. Salah satunya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anutapura Kota Palu yang mengevakuasi sejumlah pasiennya hingga ke pelataran IGD untuk mengantisipasi gempa susulan.

Berdasarkan pantauan RRI sekitar pukul 13:30 Wita, sejumlah pasien dievakuasi di teras Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Anutapura Palu. Direktur RSUD Anutapura Palu, dr. Maria Rosa Da Lima Rupa bersama Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin beserta jajaran RSUD Anutapura Palu juga terlihat memantau langsung kondisi pasca gempa di rumah sakit Kota Palu tersebut.

"Saya sendiri sebagai pimpinan rumah sakit 15 menit kemudian baru berada di rumah sakit tetapi koordinasi kami tetap berjalan melalui WhatsApp grup," ucap Direktur RSUD Anutapura Palu.

dr. Rosa menyebut, pasca terjadi gempa bumi, pihaknya langsung mengarahkan seluruh personel yang sedang bertugas untuk tetap menjalankan tgas masing-masing. Selain itu seluruh petugas juga diminta untuk melaporkan kondisi dari ruangan masing-masing untuk memastikan keselamatan petugas maupun para pasien.

"Alhamdulillah semua pasien ter ee terevakuasi dengan baik. Semuanya sesuai protap," ucapnya.

Meski seluruh pasien berhasil dievakuasi dengan baik, dr. Rosa mengakui dalam prosesnya sempat terhambat karena kurangnya tabung oksigen cadangan. Hal itu disebabkan karena saat ini RSUD Anutapura Palu telah menggunakan oksigen sentral, selain itu terdapat sejumlah regulator oksigen yang pecah akibat terjatuh saat gempa bumi.

"Kami kan sekarang oksigen sentral sementara oksigen tabung mulai agak berkurang dan beberapa tabung oksigen itu jatuh sehingga regulatornya pecah, tapi petugas cepat datang ke gudang mengambil persediaan oksigen," ucapnya.

Ia menjelaskan, pasien dengn kondisi kritis, terutama pasien yang dirawat di Intensive Care Unit (ICU), dievakuasi dari lantai empat ke lantai dasar atau area IGD. Sementara sejumlah pasien yang sedang dirawat di IGD untuk sementara dievakuasi ke teras IGD, untuk mengantisipasi gempa susulan.

"Dua ruangan yang agak pasien yang agak gawat itu adalah pasien di ruangan ICU itu kami evakuasi ke lantai dasar, dan pasien IGD dibawa ke terasnya IGD," ucap dr. Rosa.

Direktur RSUD Anutapura Palu itu turut mengapresiasi petugas hemodialisis atau unit cuci darat yang tetap mendampingi pasien saat gempa terjadi.

"Kami salut dengan petugas hemodialisis cuci darah yang sedang menjalankan cuci darah dengan mesin-mesin, dengan darah yang sedang berjalan, masing-masing petugas memegang pasiennya dan tidak keluar pada saat gempa besar," ucapnya.

Ia menyebut, saat ini masih menunggu informasi terbaru dari BMKG untuk memastikan kapan para pasien kembali dirawat di dalam gedung. Hingga berita ini diturunkan, gempa susulan masih terus dirasakan di wilayah Kota Palu dengan magnitudo kecil.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....