Komoditas Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Pangan di Palu Naik
- 13 Jun 2026 03:48 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah distributor dan pedagang di pasar Inpres Manonda Kota Palu, Jumat, 12 Juni 2026. Sidak tersebut menyasar sejumlah komoditas yang disebut mengalami fluktuasi harga yakni, bawang putih, bawang merah, cabai keriting, cabai rawit, dan tomat.
Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok, serta memantau secara langsung perkembangan harga di tingkat pedagang. Dalam kegiatan tersebut, Wawali Imelda didampingi oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagind), Bulog, Kejaksaan dan Kepolisian, serta dari Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kota Palu.
"Hari ini kita memantau harga bawang merah, bawang putih, cabai keriting dan rawit juga tomat yang mengalami kenaikan yang lumayan," ucap Imelda.
Dari hasil pemanatauan, ia mendapati adanya kenaikan yang cukup signifikan terhadap komoditas cabai rawit yang kini mencapai Rp80 ribu sampai Rp90 ribu per kilogramnya. Sementara itu untuk cabai keriting saat ini telah mengalami penurunan menjadi Rp35 ribu per kilogram.
Pada tingkat distributor, komoditas bawang merah yang dikirim dari daerah Bima, Enrekang, dan Kabupaten Sigi, kini berada di kisaran Rp60 ribu per kilogramnya. Sementara untuk bawang putih tercatat berada di angka Rp45 ribu per kilogramnya.
Selain itu harga tomat kini juga dinilai mulai mengalami kenaikan dengan harga mulai dari Rp18 ribu sampai Rp22 ribu per kilogram. Merespons kenaikan harga pada sejumlah komoditas tersebut, Wawali Imelda mendrong kepada pihak terkait untuk meningkatkan pengawasan guna meminimalisir kenaikan harga dari distributor sampai ke pengecer.
Karena itu, Wawali Imelda menilai kerja sama antara pemerintah bersama kelompok tani dan distributor mampu menjaga kestabilan harga sampai ke tingkat pengecer.
“Kami menginginkan nanti akan ada kerja sama dengan petani-petani, kami minta ini juga diawasi dengan baik sehingga harga bisa seragam, dari distributor ke pengecer itu tidak terlalu jauh harganya,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wawali Imelda juga melakukan pemantauan pada sejumlah distributor beras. Ia memastikan stok beras saat ini dalam kondisi aman, bahkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga dua bulan kedepan.
“Untuk pasokan dan stok beras, insya Allah aman sampai 2 bulan ke depan, karena 2 bulan lagi ada panen, tapi tadi kami melihat di distributor yang ada di pasar ini alhamdulillah 2 bulan ke depan aman,” ucapnya.
Adapun untuk harga beras ditemukan bervariasi, mulai dari Rp14 ribu hingga Rp16.500 per liternya. Sementara untuk beras premium berada di angka tujuh belas robu rupiah per liter.
Selain pemantauan di pasar, Wawali Palu juga melakukan kunjungan langsung di gudang bulog, untuk memantau langsung kondisi stok yang ada. Melalui sidak ini, diharapkan mampu menjaga stabilitas harga, serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....