Jembatan Palu Empat Diresmikan setelah Delapan Tahun Pasca Bencana
- 14 Feb 2026 16:18 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Setalah delapan tahun pasca terjadinya bencana alam gempa bumi meluluh lantakan Kota Palu, Sigi, Donggala dan Parigi Moutong. Pembangunan jembatan Palu empat dan sarana pendukung lainnya akhirnya diresmikan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Jumat, 13 Februari 2026.
Diresmikannya jembatan Palu empat, menjadi penanda hadirnya ikon baru Kota Palu sekaligus simbol kebangkitan infrastruktur pasca bencana gempa, tsunami, dan likuefaksi 28 September 2018 silam.
Wakil Gubernur berharap, masyarakat ikut menjaga dan merawat fasilitas publik tersebut. Ia mengingatkan agar tidak terjadi vandalisme maupun perusakan aset, seperti mencoret-coret jembatan atau merusak lampu penerangan.
“Jembatan ini adalah aset bersama, mari kita jaga dengan baik,” pesan Wagub.
Pihaknya memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan Palu empat yakni kepada mantan Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura atas kontribusinya dalam penyelesaian persoalan lahan, serta kepada Pemerintah Kota Palu yang melakukan pendekatan kepada masyarakat, khususnya warga Kampung Lere.
Ia menuturkan, tragedi 28 September 2018 menjadi pengalaman yang sangat membekas baginya saat masih menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng.
Menurutnya, kehadiran kembali Jembatan Palu IV dengan desain yang lebih modern dan kuat menjadi harapan baru bahwa infrastruktur ini akan lebih tangguh terhadap bencana di masa mendatang.
Wagub juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian PUPR, Presiden RI Prabowo Subianto, serta Presiden RI ke-7 Joko Widodo atas perhatian dan dukungan dalam percepatan pembangunan kembali jembatan tersebut.
Ia berharap keberadaan jembatan ini tidak hanya menjadi penghubung transportasi, tetapi juga ruang yang tertib dan aman bagi masyarakat.
Selain itu, ia meminta Pemerintah Kota Palu untuk menata kembali pelaku UMKM yang sebelumnya beraktivitas di sekitar kawasan tersebut, khususnya pedagang kecil asal Kampung Lere.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....