Gufran Ahmad Menangi Musprov, Bawa Konsep “Kadin Berani”

  • 20 Mei 2026 21:39 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Dinamika Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tengah (Sulteng) 2026 akhirnya melahirkan nahkoda baru baru. Setelah melalui persaingan ketat, Gufran Ahmad resmi terpilih sebagai Ketua Kadin Sulteng periode 2026-2031.

Suasana pemilihan yang berlangsung di Palu, Rabu, 20 Mei 2026, berlangsung cukup sengit hingga akhir penghitungan suara. Gufran yang sebelumnya menjabat Ketua Kadin Kota Palu berhasil mengumpulkan 30 suara sah, unggul tipis atas pesaingnya Endy Hermawan yang memperoleh 27 suara. Sementara petahana, M Nur Dg Rahmatu, hanya mengumpulkan tiga suara.

Kemenangan tersebut menandai lahirnya kepemimpinan baru di tubuh organisasi para pengusaha Sulawesi Tengah di tengah besarnya tantangan investasi, penguatan UMKM, hingga kebutuhan kolaborasi dunia usaha dengan pemerintah daerah.

Bagi Gufran, Kadin bukan sekadar organisasi tempat berhimpunnya para pengusaha. Ia ingin menjadikan Kadin sebagai “rumah besar” yang mampu mempertemukan kepentingan dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Konsep itu kemudian dituangkan melalui visi besar bertajuk “Kadin Berani” yang disebut selaras dengan semangat pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny Lamadjido melalui program “9 Berani”.

"Saya kira banyak investasi dan program yang kita akan lakukan dan jelas akan mendukung program Sembilan Berani Bapak Gubernur Sulawesi Tengah," kata Gufran kepada awak media.

Dalam visi tersebut, Kadin Sulteng diarahkan menjadi rumah besar dunia usaha yang mampu menciptakan ekosistem investasi mandiri dan kolaboratif guna mendukung pembangunan ekonomi Sulawesi Tengah.

Salah satu fokus utama yang akan dibenahi ialah revitalisasi organisasi dan tata kelola internal Kadin. Gufran menargetkan modernisasi kantor Kadin, peningkatan pelayanan kepada anggota, hingga penguatan sistem kerja organisasi agar lebih profesional dan terbuka.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya restrukturisasi organisasi melalui pola rekrutmen pengurus yang berbasis kompetensi serta penataan sistem kerja yang lebih akuntabel, termasuk dalam pengelolaan keuangan dan evaluasi kinerja pengurus.

Di sektor ekonomi dan investasi, Gufran menyiapkan penguatan sistem informasi bisnis Kadin Sulteng melalui forum bisnis, pusat layanan informasi usaha, hingga pengembangan media komunikasi antar pelaku usaha. Program tersebut juga diarahkan untuk membuka ruang lebih luas bagi promosi potensi daerah dan investasi di Sulawesi Tengah.

Tidak hanya itu, lanjutnya, kepengurusan baru Kadin Sulteng juga menempatkan kemitraan strategis dengan pemerintah daerah sebagai salah satu agenda utama. Kolaborasi itu nantinya difokuskan pada sinkronisasi program pembangunan daerah, penguatan UMKM lokal, serta penyelesaian hambatan investasi yang selama ini menjadi tantangan dunia usaha.

Dengan kemenangan tipis yang diraih, Gufran diharapkan tidak hanya mampu menjaga soliditas internal organisasi, tetapi juga membuktikan bahwa Kadin mampu hadir sebagai motor penggerak ekonomi daerah, terlebih di tengah persaingan investasi dan pertumbuhan industri yang semakin kompetitif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....