Ratusan UMKM Meriahkan Festival Rakyat Nusantara Sulteng 2026

  • 15 Jul 2026 06:06 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Sebanyak 120 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ambil bagian dalam Festival Rakyat Nusantara Sulawesi Tengah 2026 yang digelar di Lapangan Immanuel, Kota Palu, Selasa, 14 Juli 2026.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tengah, Gufran Ahmad mengatakan, keikutsertaan ratusan UMKM tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penyelenggaraan festival yang memadukan hiburan, olahraga, dan promosi produk lokal.

Menurutnya, pasar UMKM dan Festival Kuliner Nusantara menjadi salah satu agenda utama yang disiapkan untuk memberikan ruang bagi para pelaku usaha memasarkan berbagai produk unggulan, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga produk ekonomi kreatif khas Sulawesi Tengah.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya datang menikmati hiburan, tetapi juga membeli dan mengenal produk-produk UMKM lokal. Dengan begitu, festival ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat secara langsung,” ujar Gufran.

Ia menambahkan, penyelenggaraan festival juga menjadi momentum untuk mendorong aktivitas ekonomi di tengah kemeriahan penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026 melalui agenda nonton bareng (nobar) yang menjadi salah satu daya tarik utama kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini juga bagian dari memicu semangat para pelaku UMKM dalam memeriahkan Piala Dunia 2026. Harapannya, dari kegiatan nonton bareng ini tumbuh aktivitas ekonomi yang memberikan manfaat bagi para pelaku usaha,” katanya.

Selain menghadirkan pasar UMKM, Festival Rakyat Nusantara juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti panggung hiburan, nonton bareng Piala Dunia 2026, Festival Kuliner Nusantara, Zumba Party, Fun Aerobic, lomba senam kreasi, line dance, dero kreasi, domino, solo vokal, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pembagian doorprize.

Gufran menjelaskan, Festival Rakyat Nusantara merupakan hasil kolaborasi Kodam XXIII/Palaka Wira, Kadin Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, serta berbagai komunitas dan pelaku usaha.

Menurutnya, festival tersebut dirancang sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, TNI, komunitas, dan masyarakat dalam satu rangkaian kegiatan yang terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya.

Ia berharap penyelenggaraan festival tidak hanya meningkatkan omzet pelaku UMKM, tetapi juga memperluas akses pemasaran produk lokal sekaligus memperkuat semangat kebersamaan masyarakat Sulawesi Tengah.

“Harapan kami, Festival Rakyat Nusantara menjadi ajang yang memberi manfaat ekonomi bagi pelaku UMKM sekaligus memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan Sulawesi Tengah,” ucapnya.

Festival Rakyat Nusantara Sulawesi Tengah 2026 dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari, mulai 14 hingga 20 Juli 2026, dengan menghadirkan beragam kegiatan yang dapat diikuti masyarakat secara gratis.

Sementara untuk nobar pertandingan Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan hingga partai final.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....