Festival Rakyat Nusantara 2026 Resmi Dibuka, Dorong Geliat Ekonomi Sulteng
- 15 Jul 2026 06:07 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Festival Rakyat Nusantara Sulawesi Tengah 2026 resmi dibuka di Lapangan Immanuel, Kota Palu, Selasa malam, sebagai upaya menggerak ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tengah, Gufran Ahmad mengatakan kegiatan yang diselenggarakan hingga 20 Juli 2026 itu akan menghadirkan berbagai kegiatan diantaranya pasar UMKM dan festival kuliner, panggung hiburan, serta nonton bareng pertandingan Piala Dunia 2026.
"Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara aparat keamanan dari TNI Kodam XXIII/Palaka Wira, Polri, serta dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, dan para pelaku usaha," kata Gufran.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Festival Rakyat Nusantara. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan dunia usaha menjadi modal penting untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami berharap kegiatan ini mampu memberikan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tengah, terutama bagi pelaku UMKM dan dunia usaha yang terlibat selama festival berlangsung,” ujarnya.
Senada dengan itu, Panglima Kodam XXIII/Palaka Wira, Mayor Jenderal TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, mengatakan momentum Piala Dunia 2026 perlu dimanfaatkan untuk menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus mengangkat potensi budaya daerah, salah satunya melalui penyelenggaraan Festival Rakyat Nusantara.
Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap sepak bola dapat menjadi pemicu meningkatnya aktivitas ekonomi melalui keterlibatan UMKM serta berbagai kegiatan yang melibatkan komunitas dan generasi muda.
“Kami berharap kegembiraan masyarakat menyambut Piala Dunia dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, mengangkat budaya rakyat, serta menghadirkan kegiatan-kegiatan positif bagi generasi muda,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menilai Festival Rakyat Nusantara menjadi wadah bagi masyarakat untuk memanfaatkan euforia Piala Dunia dalam kegiatan yang lebih produktif.
Ia mengatakan festival yang diinisiasi Kadin Sulawesi Tengah bersama Kodam XXIII/Palaka Wira tersebut diharapkan memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM melalui penyediaan ruang promosi dan transaksi selama tujuh hari pelaksanaan.
“Mudah-mudahan sampai final nanti semakin ramai pengunjung sehingga UMKM kita semakin hidup dan mampu menambah pendapatan masyarakat,” kata Anwar.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan Festival Rakyat Nusantara sebagai ruang rekreasi bersama keluarga sekaligus mendukung produk-produk lokal yang dipasarkan oleh pelaku UMKM.
Menurut Anwar, Festival Rakyat Nusantara berpotensi menjadi agenda tahunan di Sulawesi Tengah karena mampu memadukan hiburan, olahraga, promosi budaya, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam satu rangkaian kegiatan.
Festival Rakyat Nusantara Sulawesi Tengah 2026 diikuti sedikitnya 120 pelaku UMKM. Selain pasar UMKM dan Festival Kuliner Nusantara, kegiatan ini juga diramaikan dengan zumba party, fun aerobic, lomba senam kreasi, line dance, dero kreasi, domino, solo vokal, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pembagian doorprize. Seluruh rangkaian kegiatan terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.
Sementara untuk nobar pertandingan Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan hingga partai final di 20 Juli mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....