Sukses Borong Tiga Emas, SMPN 6 Palu Melaju ke FLS3N Provinsi
- 21 Mei 2026 00:00 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - SMP Negeri 6 Palu berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih tiga gelar juara dalam ajang Festival dan Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kota Palu. Pada kompetisi antar sekolah tersebut, SMP Negeri 6 Palu sukses menyabet juara pertama pada kategori Lomba Ansambel, Tari Kreasi, dan Musik Tradisional.
Kepala SMP Negeri 6 Palu, Hartadi Gatot, mengungkapkan pihaknya memberikan perhatian penuh dalam festival tersebut yang dinilai jadi ruang untuk mengasah kemampuan dan minat siswa di bidang seni dan sastra. Salah satunya melalui intervensi penganggaran yang dioptimalkan secara akuntabel untuk membina peserta didik.
"Penganggaran dan penggunaan dana BOS itu betul-betul ktia optimalkan untuk pembinaan murid-murid kamu yang berpotensi, memiliki kompetensi, dan yang pasti punya bakat dan minat itu," ucap Hartadi Gatot saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu 20 Mei 2026.
Ia menambahkan, dalam jangka waktu sekitar tiga bulan, pihaknya memaksimalkan berbagai persiapan, seperti menghadirkan pelatih hingga latihan pemantapan yang menjadi bagian dari integrasi pembelajaran di dalam kelas. Dukungan moral serta harmonisasi dari seluruh elemen sekolah, termasuk orang tua murid, juga menjadi kunci penting di balik raihan gemilang tersebut.
"Jadi memang kami betul-betul mendampingi murd selama berlatih dan mengundang orang tua murid. Alhamdulillah dukungan penuh oleh orang tuanya untuk latihan persiapan," tuturnya.
Dengan raihan tiga gelar tersebut, SMP Negeri 6 Palu dipastikan akan mewakili kota ini untuk ajang FLS3N di tingkat provinsi. Hartadi Gatot berharap agar siswa yang kembali bertanding dapat mewujudkan mimpi besar mereka dan mengukir prestasi di kompetisi tersebut.
Ia juga menyatakan dukungan penuh dari satuan pendidikan ini untuk terus melahirkan generasi yang berprestasi, baik di sektor akademik maupun non akademik. Menurutnya, kedua sektor tersebut harus berjalan beriringan dalam menunjang tumbuh kembang dan masa depan siswa secara berkelanjutan.
"Semangat belajarnya tetap terjaga dan ini kita pantau terus. Jadi ada grup Whatsapp untuk mengingatkan anak-anak agar akademik dan non-akademiknya tetap seimbang," kata Hartadi Gatot mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....