SMPN 6 Palu Bentuk Tim Khusus Tekan Kasus Bully di Lingkungan Sekolah

  • 27 Apr 2026 14:56 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Palu, Hartadi Gatot, menolak tegas hadirnya perundungungan atau bully di bangku sekolah. Perundungan, baginya, dapat memicu hadirnya kasus yang lebih serius, terlebih ketika korban melindungi diri namun mendapat ancaman bahkan kasus hukum dari pelaku.

"Kalau saya pribadi lihat sebagai tenaga pendidik, apalagi sebagai pimpinan satuan pendidikan, saya melihat hal tersebut ee terus terang harus dilawan itu sebenarnya," tutur Hartadi Gotot saat dikonfirmasi melalui telepon, Sabtu 25 April 2026.

Untuk itu, ia menerapkan langkah-langkah antisipatif guna menekan perundungan di lingkungan sekolah. Mulai dari edukasi masif hingga pembentukan tim khusus, untuk membentuk karakter siswa dan mencegah bully di lingkungan sekolah

"Ada tiga tim yang saya kuatkan di sekolah, yaitu peran konseling, wali kelas dan guru pembimbing khusus, yaitu namanya guru wali. Jadi, tiga komponen ini punya peran untuk membentuk karakter, menekan angka bullying, kekerasan seksual, dan intoleran di sekolah," ucapnya.

Hartadi Gatot menambahkan, komunikasi bersama orang tua juga diintensifkan agar orang tua dapat mengetahui langsung perkembangan anak di sekolah. Ia menegaskan kolaborasi dan komitmen bersama antara satuan pendidikan orang tua murid sangat penting dalam memastikan anak dapat tumbuh di lingkungan yang aman.

Dirinya juga memastikan pihaknya akan segera menindaklanjuti kasus perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah, mengingat sekolah memiliki peranan vital sebagai penengah yang objektif dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Hal ini dilakukan mulai dari identifikasi masalah hingga mediasi bersama orang tua murid, guna memastikan setiap permasalahan tuntas secara menyeluruh.

"Sekolah harus punya peran penting dalam hal mengomunikasikan, memediasi, bahkan sampai menyelesaikan masalah perundungan di lingkungan sekolah," kata Hartadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....