Peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana Pemkot Palu Gelar Lomba Simulasi Pemadaman
- 25 Apr 2026 13:59 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Pemerintah Kota Palu menyelenggarakan serangkaian perlombaan edukatif guna memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) tahun 2026 di halaman Kantor Wali Kota, Sabtu, 25 April 2026 pagi. Kegiatan yang diinisiasi oleh BPBD Kota Palu ini melibatkan berbagai kalangan melalui lomba simulasi evakuasi, ketangkasan pemadaman api, hingga lomba storytelling inklusi dan mewarnai anak.
Plt. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Rahmad Mustafa, hadir mewakili Wali Kota Palu untuk membuka acara yang mengusung tema "Bersatu Dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana". Momentum ini dinilai sangat krusial bagi masyarakat Kota Palu untuk terus memupuk kewaspadaan berdasarkan pengalaman berharga dari peristiwa bencana besar yang pernah terjadi sebelumnya.
“Kesiapsiagaan bukan lagi menjadi pilihan, tetapi merupakan kebutuhan dan tanggung jawab bersama masyarakat Kota Palu,” ujar Rahmad Mustafa saat membacakan sambutan tertulis Wali Kota.
Pemerintah daerah memandang kekuatan utama dalam menghadapi ancaman alam terletak pada kolaborasi dan sinergi yang kuat antar seluruh elemen masyarakat. Perlombaan ini menjadi salah satu sarana edukasi untuk membangun budaya sadar bencana sejak dini kepada generasi muda agar lebih tangguh menghadapi situasi darurat.
Melalui simulasi ketangkasan, para peserta diharapkan dapat meningkatkan keterampilan teknis serta memperkuat koordinasi saat melakukan pertolongan pertama di lapangan. Selain aspek keterampilan, solidaritas antar warga juga dipupuk melalui kompetisi yang menyenangkan namun tetap mengedepankan nilai-nilai mitigasi bencana.
“Kesiapsiagaan adalah investasi terbaik untuk melindungi diri, keluarga, dan masa depan kita bersama,” ucapnya.
Pemerintah Kota Palu berkomitmen untuk terus memperkuat sistem penanggulangan bencana yang terintegrasi mulai dari mitigasi hingga tahap pemulihan pasca bencana. Partisipasi aktif masyarakat dalam mempelajari risiko di lingkungan masing-masing menjadi kunci utama keberhasilan program pengurangan risiko bencana di tingkat lokal.
Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan masyarakat yang lebih sigap dan tidak gagap saat menghadapi berbagai potensi ancaman bencana di masa mendatang. Keseriusan dalam mengikuti setiap tahapan lomba menjadi cerminan kesiapan mental warga dalam menjaga keselamatan diri dan lingkungan secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....