Kanwil Kemenkum Sulteng Fasilitasi Pengecekan Merek di Semarak Sulteng Nambaso

  • 20 Apr 2026 15:32 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Kanwil Kemenkum Sulawesi Tengah menghadirkan layanan konsultasi Kekayaan Intelektual (KI) On The Spot dalam gelaran “Semarak Sulteng Nambaso” di Jodjokodi Convention Center, Jumat 17 April 2026. Kehadiran gerai layanan ini bertujuan untuk mendekatkan akses perlindungan hukum terkait merek dan hak cipta bagi para pelaku UMKM serta kreator lokal di Sulawesi Tengah.

Layanan yang diberikan meliputi asistensi pengecekan nama merek melalui pangkalan data umum hingga distribusi brosur panduan praktis pendaftaran KI. Selama kegiatan, petugas membantu pelaku ekonomi kreatif memastikan ketersediaan nama merek guna meminimalisir potensi kesamaan dengan produk yang sudah terdaftar sebelumnya.

Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, menegaskan bahwa edukasi langsung di tengah masyarakat adalah langkah konkret untuk meningkatkan kesadaran hukum. Menurutnya, merek dan hak cipta memiliki nilai ekonomi tinggi yang dapat memperkuat daya saing produk lokal di pasaran.

“Kami ingin memastikan pelaku UMKM memahami bahwa perlindungan kekayaan intelektual bukan sekadar urusan legalitas semata. Merek dan hak cipta merupakan aset berharga yang mampu meningkatkan nilai jual serta daya saing produk mereka,” ujar Rakhmat Renaldy dalam keterangannya.

Rakhmat Renaldy juga mengingatkan pentingnya perlindungan sejak dini sebagai langkah preventif untuk menghindari sengketa hukum di masa depan. Melalui pendampingan ini, masyarakat diharapkan lebih proaktif mematenkan karyanya.

“Melalui edukasi dan pendampingan ini, kami berharap masyarakat dapat lebih proaktif dalam melindungi karya dan produknya sejak dini, sehingga potensi sengketa dapat diminimalisir,” tuturnya.

Kanwil Kemenkum Sulteng berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan lanjutan terhadap para pemohon hingga proses pendaftaran benar-benar rampung. Layanan serupa akan terus dihadirkan pada berbagai ajang strategis di daerah guna memperkuat ekosistem ekonomi kreatif yang berdaya saing di Sulawesi Tengah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....