Gubernur Anwar Hafid Tegaskan Potensi Sulteng Sebagai Produsen Buah Durian
- 16 Apr 2026 14:31 WIB
- Palu
Poin Utama
- Gubernur Anwar Hafid
- Potensi Sulteng Sebagai Produsen Buah Durian
- ekspor raya komoditas durian beku ke Tiongkok
- di Kompleks Pergudangan Pelabuhan Pantoloan, Kamis, 16 April 2026.
- potensi ini harus kita kelola secara serius
- Sulawesi Tengah berhasil mengekspor 151 kontainer durian beku ke Tiongkok
RRI.CO.ID, Palu - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan daerah ini merupakan salah satu provinsi penghasil durian terbesar di Indonesia yang memiliki potensi besar untuk menembus pasar global. Hal itu disampaikannya saat melepas ekspor raya komoditas durian beku ke Tiongkok di instalasi karantina PT Duco Food Indonesia, Kelurahan Baiya, Kompleks Pergudangan Pelabuhan Pantoloan, Kamis, 16 April 2026.
"Kita membuktikan bahwa petani durian Sulawesi Tengah mampu berdiri sejajar dengan produsen durian terbaik dunia,” ucap Gubernur.
Ia juga menekankan, potensi ini harus kita kelola secara serius, profesional, dan berorientasi pasar internasional.
Berdasarkan data Januari hingga 12 April 2026, Sulawesi Tengah berhasil mengekspor 151 kontainer durian beku ke Tiongkok. Semuanya dengan total volume mencapai 4.077 ton senilai Rp377,5 miliar.
Sementara untuk pelepasan ekspor raya kali ini, Sulteng memberangkatkan sebanyak 17 kontainer dengan volume 459 ton atau senilai Rp42,5 miliar. Capaian ini, menurut Gubernur, merupakan tonggak penting dalam penguatan posisi Sulawesi Tengah di pasar ekspor hortikultura dunia.
Selain itu, Sulteng juga terus memperkuat posisinya sebagai sentral produksi durian di kawasan timur Indonesia. Posisi ini mencakup beberapa wilayah Sulawesi, seperti Gorontalo, Mamuju Barat, Luwu, hingga Bulukumba.
"Ini semakin menegaskan Sulawesi Tengah sebagai pusat pengembangan dan distribusi durian unggulan yang mampu memasok kebutuhan pasar domestik maupun ekspor," kata Gubernur.
Gubernur juga mengungkapkan, upaya ini sejalan dengan visi “Berani Nambaso” untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui penguatan sektor unggulan daerah.
Untuk itu, Pemerintah Provinsi juga mendorong sinergi lintas sektor antara pemerintah, pelaku usaha, dan petani. Hal ini agar potensi durian benar-benar memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat. (KA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....