Pemkab Parigi Moutong Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah dan Perkuat Ukhuwah

  • 18 Sep 2026 15:30 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bersama keluarga besar Alkhairaat memperingati Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Kamis 17 September 2026.

Peringatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mengamalkan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutan Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase yang dibacakan Wakil Bupati H. Abdul Sahid, disampaikan pentingnya menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjaga persaudaraan, saling menghormati, dan memperkuat persatuan.

“Marilah kita menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga persaudaraan, saling menghormati, dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat,” ujar Bupati dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati.

Bupati juga menekankan pentingnya peran keluarga dan Wanita Islam Alkhairaat dalam membentuk generasi yang beriman dan berakhlak. Pengawasan terhadap penggunaan telepon seluler dan konten yang diakses anak-anak juga dinilai perlu menjadi perhatian bersama.

“Peran keluarga sangat penting dalam membentuk generasi yang beriman dan berakhlak. Karena itu, penggunaan telepon seluler dan konten yang diakses anak-anak perlu mendapat pengawasan dari orang tua,” katanya.

Selain itu, Bupati mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan mencegah peredaran narkoba, serta mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga pada penguatan iman, akhlak, dan kepedulian sosial.

Sementara itu, sambutan Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., yang dibacakan Plt. Asisten III Administrasi Umum Drs. Abdul Raaf Malik, mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid sebagai momentum untuk memperbaiki diri dengan mengenal, mencintai, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW.

“Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi kita untuk memperbaiki diri, mengenal Rasulullah, mencintai beliau, dan meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Gubernur dalam sambutan yang dibacakan.

Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga salat serta memperbanyak zikir dan shalawat, sekaligus mengamalkan nilai kasih sayang, kejujuran, kesabaran, kepedulian, dan saling membantu.

“Marilah kita menjaga salat, memperbanyak zikir dan shalawat, serta mengamalkan nilai kasih sayang, kejujuran, kesabaran, kepedulian, dan saling membantu dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Menurutnya, persaudaraan perlu terus diperkuat agar perbedaan dapat menjadi ruang untuk saling memahami dan menghargai.

“Perbedaan jangan menjadi alasan untuk kita terpecah, tetapi menjadi ruang untuk saling memahami dan menghargai. Dengan persaudaraan yang kuat, kehidupan masyarakat akan semakin harmonis,” tambahnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran Alkhairaat, Wanita Islam Alkhairaat, pejabat perangkat daerah dan instansi vertikal, para ulama dan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan, serta para jamaah.

Melalui Maulid Akbar 1448 Hijriah ini, masyarakat diajak terus menghidupkan keteladanan Rasulullah SAW, memperkuat ukhuwah, dan bersama-sama menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....