Bupati Donggala Tegaskan Pertanian Jadi Prioritas di tengah Tekanan Fiskal

  • 16 Apr 2026 01:47 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Donggala – Bupati Donggala Vera Elena Laruni menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjadikan sektor pertanian sebagai prioritas utama di tengah tekanan fiskal yang dihadapi saat ini. Hal itu dia sampaikan saat memimpin Gerakan Panen Raya Padi Sawah di Desa Siboang, Kecamatan Sojol, Donggala, Rabu, 15 April 2026.

Dalam kegiatan yang dihadiri ratusan petani dan unsur pemerintah daerah tersebut, Vera mengakui adanya penyesuaian anggaran akibat pemotongan dana transfer ke daerah (TKD), yang berdampak pada sejumlah pos belanja pemerintah.

"Ini bukan keputusan yang mudah. Namun ini adalah keputusan yang harus kita ambil, karena kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari anggaran daerah benar-benar kembali kepada rakyat," kata Vera.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah tetap memprioritaskan empat sektor utama, yakni pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ketahanan pangan, termasuk penanganan dampak bencana yang masih berlangsung sejak 2025 hingga awal 2026.

Menurut Vera, Kecamatan Sojol memiliki peran strategis sebagai salah satu lumbung pangan di Kabupaten Donggala. Desa Siboang sendiri memiliki luas sawah sekitar 753,8 hektare dengan produktivitas mencapai empat hingga lima ton per hektare.

Secara keseluruhan, luas sawah di Kecamatan Sojol mencapai 2.633,49 hektare dengan kapasitas produksi sekitar 13.167 ton per tahun. Pada April 2026, sekitar 1.467 hektare lahan memasuki masa panen dengan estimasi produksi mencapai 2.445 ton beras.

Meski demikian, Vera mengungkapkan masih terdapat sejumlah tantangan di sektor pertanian. Berdasarkan data Survei Ekonomi Pertanian 2024, luas lahan pertanian di Donggala menyusut hingga 14,65 persen. Selain itu, lebih dari 50 persen petani masih mengalami kesulitan mengakses sarana produksi, termasuk distribusi pupuk bersubsidi yang belum merata.

Olehnya, kata dia, pemerintah daerah akan terus mendorong perlindungan lahan pertanian produktif, memperbaiki distribusi sarana produksi, serta mengembangkan hilirisasi hasil pertanian di tingkat desa.

"Ke depan, kita ingin nilai tambah itu tetap berada di Donggala dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat kita," ucapnya.

"Kita tidak ingin petani Donggala hanya kuat bertahan. Kita ingin petani Donggala benar-benar sejahtera," ujar Vera menambahkan.

Sebagai bentuk dukungan, pada akhir kegiatan Bupati Donggala menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian berupa tiga unit alat bajak traktor kepada kelompok tani di Desa Siboang.

Melalui kegiatan ini, Vera berharap sektor pertanian di daerah ini semakin kuat dan mampu menjadi penopang utama ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....