Festival Forsgi Pasigala: Pembinaan Karakter dan Prestasi Sepak Bola Usia Dini

  • 19 Sep 2026 09:28 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Ketua Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (Forsgi) Sulawesi Tengah, AKBP Harsana Wisnu Brata mengatakan Festival Forsgi Pasigala menjadi wadah pembinaan sepak bola anak usia dini, sekaligus memberikan pengalaman bertanding bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan dan mental bertanding.

Hal tersebut dia tegaskan saat pembukaan Festival Forsgi Pasigala VII yang digelar di Lapangan Novega Mini Soccer, Kelurahan Mamboro, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu, 19 September 2026.

"Acara festival ini kami laksanakan secara rutin tiap enam bulan sekali. Ini sebagai acara untuk melatih anak-anak untuk bertanding. Jadi, kami Forsgi fokus pada pembinaan untuk sepak bola anak usia dini,” kata dia.

Harsana menyebutkan festival kali ini diikuti delapan tim dengan masing-masing tim terdiri dari 15 pemain. Pesertanya pun bertanding dalam dua kelompok usia, yakni U-10 dan U-12 tahun.

Ia berharap kompetisi yang berlangsung secara berkelanjutan ini dapat menjadi ruang untuk menemukan bibit-bibit sepak bola potensial dari wilayah Palu, Sigi, dan Donggala atau Pasigala.

“Kami fokus pada pembinaan untuk anak-anak di bawah usia U-12 tahun. Yang kita harapkan anak-anak ini nanti mungkin ada satu, dua atau banyak yang nanti akan menjadi talenta-talenta sepak bola di masa depan,” ujarnya.

Menurut Harsana, pembinaan sejak usia dini menjadi penting karena talenta sepak bola membutuhkan proses panjang sebelum dapat berkembang dan mencapai jenjang prestasi yang lebih tinggi. Sebab itu, Forsgi berupaya memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memperoleh pengalaman bertanding secara rutin.

“Kita sudah ketahui ya, dari Palu ada Witan, yang mungkin suatu saat akan tua. Kita harapkan ada penggantinya. Kita harapkan ada penggantinya dari daerah Pasigala, khususnya dari Provinsi Sulawesi Tengah,” katanya.

Selain kemampuan teknis, pembinaan olahraga usia dini juga dinilai berkaitan dengan pembentukan sumber daya manusia. Wakil Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah, Humaedi, mengatakan pembinaan melalui olahraga merupakan bentuk investasi sosial untuk masa depan anak-anak.

“Perlu juga kita ketahui bahwa Forsgi ini adalah pembinaan pada anak usia dini, bagian dari membangun atau investasi sosial untuk jangka panjang masa depan anak-anak kita. Anak-anak kita inilah pemilik masa depan republik ini,” kata Humaedi.

Humaedi menilai olahraga saat ini tidak lagi sekadar aktivitas untuk mengisi waktu luang. Perkembangan olahraga juga membuka peluang bagi anak-anak untuk meraih prestasi dan membangun masa depan melalui kemampuan yang dimiliki.

Oleh sebab itu, ia mendorong seluruh peserta Festival Forsgi Pasigala untuk terus mengasah kemampuan dan menjaga konsistensi latihan. Menurutnya, proses pembinaan yang dilakukan sejak usia dini akan menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka menuju prestasi.

“Melalui kesempatan ini kami berharap dengan pembinaan yang dilakukan oleh Forsgi ini akan melahirkan Witan-Witan yang akan datang,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....