Delapan Puluhan Koperasi Merah Putih di Banggai Beroperasi
- 14 Apr 2026 09:24 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Banggai – Bupati Banggai Amirudin menyebut sebanyak 87 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di daerah tersebut telah beroperasi. Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan kerja Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto di Kabupaten Banggai, Minggu, 12 April 2026.
"Dari 337 koperasi, seluruhnya telah memiliki akta notaris pendirian. Selain itu, sebanyak 87 koperasi sedang dalam proses pembangunan, sementara sebanyak 85 desa dan 2 kelurahan telah beroperasi," kata Amirudin.
Amirudin menjelaskan, hingga saat ini pembangunan fisik Koperasi Merah Putih yang telah rampung baru terdapat di tiga desa, yakni Desa Bubung, Desa Demangan Jaya, dan Desa Bukit Makarti.
“Kami sangat berharap kepada Bapak Menteri agar tidak hanya bangunan koperasi yang berdiri megah, tetapi juga diberikan bantuan untuk segera mengoperasionalkannya. Dengan demikian, toko serba ada, klinik, serta layanan bahan lainnya dapat segera berjalan. Keberadaan koperasi ini benar-benar akan membantu masyarakat Kabupaten Banggai, khususnya warga di Desa Bubung,” ujarnya.
Bupati Amirudin juga mengajak seluruh pengurus dan anggota koperasi untuk terus meningkatkan integritas, inovasi, serta semangat kebersamaan dalam pengelolaan koperasi agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Nanti kita juga akan mengisi koperasi dengan barang-barang bersubsidi yang dapat diperoleh di sini, seperti gas melon, pupuk, dan beras bersubsidi, sehingga dapat dikelola oleh koperasi,” ucap Amirudin.
Dalam kesempatan itu, Mendes PDT Yandri Susanto menyampaikan bahwa sejumlah program Presiden Prabowo hingga saat ini masih belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat. Padahal, menurutnya, jika dipahami secara utuh, program tersebut justru memberikan manfaat besar, termasuk Koperasi Desa Merah Putih.
“Desa Bubung yang dulunya tidak memiliki bangunan seperti ini, menggunakan dana desa yang dialokasikan untuk pembangunan koperasi. Kemudian nantinya akan menerima satu mobil truk, satu mobil pick-up, serta dua motor roda tiga,” kata Mendes PDT.
Ia menambahkan, Koperasi Desa nantinya juga akan berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam dengan bunga rendah bagi masyarakat, sehingga memudahkan akses permodalan usaha. Selain itu, koperasi juga akan menyalurkan pupuk dari PT Pupuk Indonesia, gas elpiji dari Pertamina, sembako, layanan pembayaran listrik, hingga penyaluran bantuan sosial dengan harga terjangkau.
“Koperasi Desa Merah Putih menjadi alat pemerataan ekonomi sesuai Asta Cita keenam Presiden Prabowo. Pendapatan kopdes minimal 20% masuk ke pendapatan asli desa, sementara 80% sisanya kembali ke masyarakat,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program Koperasi Desa Merah Putih juga terintegrasi dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang tidak hanya menyediakan makanan di sekolah, tetapi juga membangun rantai ekonomi desa berbasis komoditas unggulan.
“Saya mohon kepada tiga Bupati Banggai Bersaudara agar dibuatkan desa-desa tematik dan dipetakan. Sehingga pemasok bahan baku MBG berasal dari desa tersebut, dengan pemasarannya melalui kopdes atau BUMDes sebagai wujud pemerataan ekonomi,” ujarnya.
Kunjungan kerja tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengembangan desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat terwujudnya kemandirian ekonomi desa melalui program Koperasi Desa Merah Putih.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....